Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Soal Pelemparan Disertasi Dipolisikan, Kampus UMRI Tidak Terkait
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:24:11 WIB
Rektor Mubarak (Foto ist/dtc.)

SULUHRIAU, Pekanbaru - Kampus Universitas Muhamadiyah Riau (UMRI) akhirnya angkat bicara dalam kasus rektornya, Dr Mubarak yang melempar draf disertasi mahasiswa S3. Secara kelembagaan kasus itu tidak terkait dengan pihak UMRI.

"Terkait laporan mahasiswa S3 Komala Sari ke Polda Riau terhadap Dr Mubarak (Rektor UMRI) di sini perlu kami luruskan. Bahwa kampus kami secara kelembagaan tidak terkait masalah itu," kata juru bicara kampus UMRI, Jayus SSos MIKom dikutip dari detikcom, Kamis (13/12/2018).

Jayus menjelaskan, Dr Mubarak memang benar merupakan Rektor UMRI. Namun selain itu, Mubarak juga dosen tetap di kampus Universitas Riau (Unri) dan menjadi salah satu tim penguji disertasi di program pasca sarjana S3 ilmu lingkungan di Unri.

"Informasi yang kami peroleh dari Dr Mubarak juga masuk dalam tim penguji disertasi saudara Komala Sari di program studi S3 ilmu lingkungan di Unri" kata Jayus.

Komala Sari, kata Jayus memang datang ke kampus UMRI awal Oktober 2018 lalu untuk menemui dosen penguji disertasinya Mubarak. Pertemuan Komala Sari dengan di ruangan rektor di gedung utama kampus UMRI.

"UMRI secara institusi tidak mengetahui segala hal yang terjadi selama proses bimbingan mahasiswa itu bersama Dr Mubarak. Termasuk ketika kehadiran saudari Komala Sari yang sepengetahuan kami dalam rangka melakukan bimbingan disertasi," kata Jayus.

UMRI secara kelembagaan, kata Jayus, sama sekali tidak terkait dengan perkara sebagaimana yang dilaporkan Komala Sari ke Polda Riau.

"Sejak 10 tahun terakhir, UMRI sebagai institusi pendidikan fokus pada aktivitas percerdasan anak bangsa dan pengembangan ilmu pengetahuan untuk kebaikan ummat dan negara," kata Jayus.
Baca juga: Dipolisikan Mahasiswa, Rektor: Dia yang Menyalahi Aturan Akademik

Sebagai mana diketahui, Komala Sari mendatangi dosen pengujinya di Kampus UMRI, Dr Mubarak. Keduanya bertemu dengan statusnya antara mahasiswa pasca sarjana S3 Universitas Riau dengan dosen pengujinya.

Dalam pertemuan itu, sempat terjadi draf disertasi setebal 250 halaman dilemparkan Mubarak ke luar ruangan. Konon, keduanya bersitegang bukan urusan disertasi, namun soal proyek penelitian.

Mubarak menyebutkan, Komala ngomel karena tidak dapat proyek penelitian lagi di kampus UMRI. Satu sisi, Mubarak mengaku tidak mengetahui soal proyek penelitian yang gagal didapatkan Komala untuk kedua kalinya. Mubarak akhirnya tak bisa menahan emosi karena dituding mengetahui soal proyek penelitian di LPPM UMRI. Sehingga dia melemparkan draf disertasi tersebut.

Tak hanya itu saja, sebelum kasus itu terjadi, Komala Sari juga mengkritisi dosen pengujinya di grup WhatsApp mahasiswa S3. Dia merasa dipersulit urusan disertasinya oleh Mubarak. Kasus inipun akhirnya bergulir ke Polda Riau. Komala tak terima atas sikap dosen pengujinya yang telah melemparkan draf disertasinya.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat