Jumat, 02 Oktober 2026 Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda | Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah | 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik | Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita | Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
 
 
☰ Peristiwa
Jeritan Warga Desa Sungai Raja Kampar Kiri yang Terisolir Akibat Jalan Aksesnya Rusak Parah
Jumat, 07 Desember 2018 - 21:52:58 WIB
Kondisi Jalan Lintas Lubuk Agung Kampar Kiri

SULUHRIAU, Pekanbaru-  Masyarakat di Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar- Riau, terutama mereka yang berdomisili di Desa Sungai Raja dan desa-desa sekitarnya, kini terisolir.

Pasalnya, jalan yang sehari-hari digunakan masyarakat untuk beraktivitas yakni, Jalan Lintas Lipat Kain-Lubuk Agung, sekitar 2 km dalam kondisi lumpurnya paling parah (jalan tanah kuning-red). Bahkan kondisi yang parah itu terdapat enam titik, apalagi kini musim hujan.

Salah seorang warga Desa Sungai Raja, Kecamatan Kampar Kiri Agusrianto (43) mengatakan, kondisi jalan yang berlumpur tersebut merupakan satu-satunya jalan akses di darat  yang selama ini dilalui masyarakat sejumlah desa di sana.

Desa-desa yang berhubungan dengan jalan rusak parah itu yakni, Jalan Desa Tanjung Harapan, Tanjung Mas, Danau Sentul, Sungai Raja, Sungai Rambai, Sungai Harapan, IV Koto Setingkai, Sungai Sarik, Muara Selaya, Deras Tajak, Tanjung Karang, Batu Sasak, Kebun Tinggi, Lubuk Bigau, dan Tanjung Permai.

Dengan kondisi jalan sekarang, yang tidak bisa sedikitpun dilewati oleh kendaraan, baik roda dua apa lagi roda empat,  membuat ribuan warga  desa di sekitar itu nyaris tidak bisa berativitas keluar dari kampung mereka. Bahkan mereka mulai khawatir dengan akan kesulitan bahan pokok untuk kebutuhan hidup mereka. Wargapun tidak bisa membawa atau menjual hasil kebun mereka karena urat nadi perekonomian ini tak bisa dilalui.

Kondisi jalan yang paling parah sampai ke titik 'nadir' sudah terjadi selama 24 hari, kendati sesungguh sebelumnya jalan itu juga tidak bagus, karena jalan tanah. "Yang paling parah kondisinya di titik Pendakian Karak," kata warga itu.

Dikatakannya, upaya masyarakat saat ini secara gotong royong berusaha menimbun jalan dengan kerikil-kerikil seadanya, karena untuk mengakut bahan metarial tidak bisa maksimal juga.

Agusrianto merupakan salah seorang warga yang memotori gotong royong, agar sedikit-sedikit jalan tersebut bisa dilalui.

Jika dilihat lebih dekat, kalau ada masyarakat mamaksakan melewati jalan tersebut dengan menggunanakan motor, bisa terpuruk hingga sekitar 100 cm. Bahkan tidak akan mampu melewati jalan itu sampai ke tujuan. Boleh dibilang jalan itu putus total.

Sementara itu, sebelumnya kepada media  Sekretaris Desa Sungai Rambai, Zani Zulkalmi mengatakan, Jalan Lintas Lubuk Agung merupakan akses utama masyarakat yang tinggal di 15 desa. Setidaknya ada 7.000 warga yang harus melintasi jalan untuk  keluar-masuk kampung.
 
Warga setempat berharap perhatian dari pemerintah baik dari Pemrov Riau, Pemkab Kampar bahkan pemerintah pusat. "Besar harapan kami pemerintah cepat memperbaiki jalan ini. (Chr)




 
Berita Lainnya :
  • Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda
  • Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
  • 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
  • Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda
    02 Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
    03 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
    04 Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
    05 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    06 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    07 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    08 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    09 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    10 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    11 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    12 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    13 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    14 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    15 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    16 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    17 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    18 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    19 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    20 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    21 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    22 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat