Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Ekbis
Ini 'Motor Perang' Terbaru Royal Enfield Harganya Rp 109 Jutaan
Rabu, 14 November 2018 - 21:14:38 WIB

TERKAIT:
 
     

    SULUHRIAU- PT Distributor Motor Indonesia (DMI) selaku distributor Royal Enfield di Indonesia, hari ini Rabu (14/11/2018) meluncurkan model motor terbarunya. Varian baru ini bernama Classic 500 Pegasus, yang terinspirasi dari model Royal Enfield WD Flying Flea.

    Royal Enfield WD Flying Flea sendiri adalah motor yang digunakan pasukan terjun payung Inggris yang digunakan untuk menggempur garis pertahanan musuh pada Perang Dunia II, termasuk pada operasi D-Day dan Arnhem, yakni 'The Flying Flea'.

    Dalam Perang Dunia II, Royal Enfield WD Flying Flea, dikenal ketangguhannya karena bisa dijatuhkan hingga ke garis belakang pertahanan musuh oleh pasukan terjun payung. Atas dasar reputasi itu, Pemerintah Inggris memesan lebih dari 4.000 unit motor Royal Enfield.

    "Perang dunia kedua menjadi saksi kelahiran motor ringan, kokoh, tapi serba bisa di medan perang, yakni Royal Enfield Flying Flea. Mesinnya cuma 125cc dan bobotnya ringan hanya 50 kg," ujar Country Manager Royal Enfield Indonesia Irvino Edwardly, di Jakarta.

    Royal Enfield WD Flying Flea sendiri menggunakan mesin kapasitas 125cc 2 tak berpendingin udara. Dikombinasi transmisi 4 kecepatan, motor perang ini bisa memuntahkan tenaga maksimal 3,5 dk di 4.000 rpm. Flying Flea diproduksi antara tahun 1939-1941.

    Sedangkan untuk model Royal Enfield Classic 500 Pegasus yang baru diluncurkan sore ini, punya kapasitas mesin yang lebih besar, yakni 499 cc silinder tunggal, yang mampu menghasilkan 27,6 dk pada 5.250 rpm dan torsi puncak 41,3 Nm di 4.000 rpm. Mesin tersebut menggunakan gearbox 5-percepatan.

    "Classic 500 Pegasus yang baru ini merangkul banyak sejarah dan warisan Royal Enfield. Ini merupakan hal yang hanya dilakukan Royal Enfield. Banyak merek lain yang memiliki motor perang di masa lalu, namun hanya Royal Enfield yang punya Flying Flea," ujar Head of Global Product Strategi and Industrial Design Royal Enfield Mark Wells, dalam keterangan resminya.

    Royal Enfield Classic 500 Pegasus akan diproduksi dalam jumlah terbatas, yakni hanya 1.000 unit di seluruh dunia dan Indonesia akan kebagian 40 unit. Motor klasik ini dibanderol dengan harga Rp 109.900.000 On The Road Jakarta. Untuk warnanya ada dua Service Brown dan Olive Drab Green. [dtO,jan]



     
    Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat