Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
Pasangan Sering Berwajah Mirip, Ternyata Ada Alasan Ilmiahnya
Rabu, 24 Oktober 2018 - 10:23:59 WIB
Ilustrasi [foto int]

SULUHRIAU- Suka penasaran mengapa pasangan biasanya berwajah mirip, bahkan ada yang menduga kakak adik seiring berjalannya waktu? Penelitian ternyata juga mengungkap bahwa pasangan yang tinggal bersama, seringkali terlihat mirip satu sama lain. Atau bahkan mirip dengan orang tua tapi berlawanan jenis.

Bahkan meski pasangan tersebut tidak berbagi kemiripan pada awalnya, jika bersama selama lebih dari 25 tahun mereka akan mirip satu sama lain. Fenomena ini disebut 'convergence of appearance.'

Rambut, warna mata dan usia orang tua juga membuat perbedaan siginifikan. Jika orang tua tidak berusia muda saat memiliki anak, maka anak tersebut terikat untuk mirip dengan orang tua yang lebih tua. Untuk tujuan evolusi, orang disarankan berkencan dengan orang yang memiliki kesamaan selera  tapi tidak sepenuhnya sama.


Hal tersebut mungkin terjadi karena konsep berkencan melibatkan orang yang dicari dan membuat tertarik, tidak hanya sebatas pikiran tapi juga kemungkinan pasangan yang mirip dengan mereka dalam hal termasuk di dalamnya adalah pendidikan, tinggi, gen, karena mereka ingin berakhir dengan orang yang memiliki kesamaan selera dan bisa setuju dalam banyak hal.

Dilansir India Times, di samping masalah gen, kepercayaan dan pengalaman punya peran penting dalam mencari kesesuaian. Semakin lama pasangan tinggal bersama, mereka mulai berbagi banyak pengalaman dan memiliki reaksi yang sama terhadap situasi tertentu, berakhir dengan ekspresi yang serupa.

Teori ini dikenal sebagai assortative mating, menyarankan bahwa kita memiliki kesempatan lebih tinggi untuk berakhir dengan seseorang yang sesuai dengan gen yang dimiliki dan akhirnya mirip dengan kita. Ini juga mungkin terjadi karena fakta bahwa melihat kemiripan orang lain membuat kita merasa nyaman pada tingkat tertentu dan membuat bahagia.

Karena itu, orang cenderung meniru orang di sekitarnya, termasuk kebiasaan mereka. Ini adalah salah satu alasan mengapa kita secara sadar ataupun tidak menyesuaikan dengan suara mereka, gaya, kebiasaan untuk terikat dan membuat orang lain merasa dicintai dan dihargai. Hal ini juga berlaku ketika dilakukan selama bertahun-tahun hingga membentuk wajah, sehingga tak disadari membuat orang mirip.

Bahkan dalam hal sistem imun, ini juga bisa terjadi. Sistem imun seseorang bisa mencerminkan kebiasaan gaya hidup dan tentu semakin banyak terlibat dengan orang, kebiasaan makan yang mirip, akan membuat pasangan memiliki sistem imun yang sama.

Sumber: Viva.co.id | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat