Penampkan Kerusakan Kampus IAIN dan Mesjid di Palu Roboh ke Laut Pasca-Tsunami
Sabtu, 29 September 2018 - 17:08:15 WIB
|
Kondisi gedung kampus IAIN Palu [foto ist/detik,com]]
|
SULUHRIAU- Kampus IAIN Palu, Sulawesi Tengah, rusak setelah diguncang gempa dan diterjang tsunami. Terlihat puing-puing berserakan di lokasi kampus.
Dilihat detikcom dari foto yang ditayangkan oleh BNPB saat konferensi pers di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (29/9/2018), tampak gedung kampus berwarna hijau tersebut mengalami kerusakan.
Kampus IAIN Palu sendiri terletak di Jalan Cumi-cumi, Kota Palu. Lokasinya tak jauh dari Pantai Talise.
Halaman kampus terlihat dipenuhi lumpur dan sampah kayu. Kaca jendela terlihat pecah dan langit-langit hancur.
Belum diketahui apakah ada orang yang sedang beraktivitas di kampus saat gempa dan tsunami terjadi pada Jumat (28/9) kemarin. Namun hingga pukul 13.00 WIB, BNPB mengatakan ada 384 orang yang meninggal, 540 orang luka-luka, dan 29 orang dinyatakan hilang.
"Total meninggal 384 orang. Ini baru di Palu saja, yang di Donggala belum dapat data," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.
Mesjid Apung Roboh ke Laut
Sementara itu, akibat Tsunami menerjang daerah ini, Masjid Arqam Bab Al Rahman atau Masjid Apung Palu Sulteng roboh dan masuk ke laut pascagempa disusul tsunami tersebut. Masjid itu terlihat terendam air laut.
Foto dilansir detikcom, Sabtu (29/9/2018), masjid itu masih utuh tapi masuk ke laut.
Jika dibandingkan dengan kondisi sebelum gempa, terlihat tiang-tiang penopang masjid sudah tak ada lagi. Jalan dari daratan menuju masjid terapung itu juga sudah tak terlihat.
Tampak banyak kayu berserakan di sekitar masjid. Belum diketahui apakah ada orang di masjid saat tsunami terjadi.
Gempa berkekuatan 7,4 SR mengguncang Donggala dan disusul tsunami di Palu pada Jumat (28/9/2018) kemarin. Hingga saat ini, pihak BNPB masih terus mendata jumlah korban.
Sumber: detik.com | Editor: Jandri
Komentar Anda :