Jumat, 02 Oktober 2026 Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda | Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah | 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik | Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita | Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
 
 
☰ Peristiwa
DBH Bengkalis Kian Tahun Kian Menurun, Bappeda: Lifting Belum Transpara
Sabtu, 15 September 2018 - 12:19:15 WIB

SULUHRIAU, Bengkalis- Selama ini sumber pendapatan Kabupaten Bengkalis lebih dari 70 persen berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan gas (Migas). Kenyataan sejak tahun 2015 sampai tahun 2018 ini, terjadi trend penurunan yang sangat signifikan.

Hal tersebut yang menyebabkan anggaran pembangunan Kabupaten Bengkalis mengikuti penurunan signifikan. Namun demikian dalam penurunan tersebut, muncul tanda tanya besar terutama dalam hal daftar lifting belum transparan.

Kondisi ini menyebabkan Pemkab Bengkalis ketika memproyeksikan penerimaan pendapatan dari sektor migas, tidak punya angka matematis yang pastikan.

Perkiraannya, hanya membandingkan target dan realisasi pada tahun sebelumnya. Tapi ketika ditanya, dari mana kali-kalinya. Terkait dengan ini sebenarnya sudah ada pertemuan Pemerintah Provinsi dengan kementerian keuangan, pertemuan sebelumnya di Batam yang langsung dihadiri oleh SKK Migas, KKKS, akademisi dan pihak-pihak terkait.

“Pada kesempatan itu, Sekda Provinsi juga mengekspos. Satu hal yang diminta adalah transparansi terkait daftar lifting migas, supaya tidak ada muncul rasa suuzon (prasangka buruk), tidak ada dusta di antara kita,” ungkap Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bengkalis, Imam Hakim.

Terlebih di penghujung  jatuh tempo masa kontrak dengan Chevron pada tahun 2021, akan terjadi penurunan percepatan pengembalian investasi yang belum berakhir. Tentu muncul bayangan, akan berpengaruh pada bagi hasil yang semakin mengecil lagi.

"Oke lah mengecil. Tapi kami ingin tahu, pengecilannya itu seberapa besar. supaya tidak terjadi bias proyeksi kami terkait pendapatan dana bagi hasil,”katanya.

Karena proyeksi kami ternyata tidak terealisasi yang mengakibatkan Pemkab Bengkalis melaksanakaan tunda bayar, yang sudah dua tahun belakangan ini. Salah satu penyebab terjadinya tunda bayar tersebut, diakibatkan penerimaan dana bagi hasil yang tidak tereliasi. Sehingga membebankan ke tahun berikutnya.

"Kami menghendaki, mohon difasilitasi oleh SKK Migas, agar kiranya kami ingin mendapatkan data-data tujuannya agar kami membuat proyeksi penerimaan bagi hasil itu, deviasi atau biasnaya tidak terlalu besar," ungkap Imam Hakim.

Sementara itu, Sekda Bengkalis Bustami, mengatakan sejauh ini muncul opini yang berkembang di masyarakat. Bahwa akibat menurunnya DBH migas disebabkan akan berakhirnya masa kerja Chevron di Blok Rokan, sehingga tidak mengeluarkan investasi untuk mengejar produksi.

Menurutnya DBH, akibat menurunnya harga minyak di pasaran dunia. Hal ini dinilai tidak masuk akal, karena selama tahun berjalan, biasanya asumsi di APBD perbarelnya 48 USD, pada waktu berjalan sampai 70 USD. kondisi ini yang menimbulkan pertanyaan besar di masyarakat. Untuk itu diminta penjelasan lebih mendalam lagi.

Kepala Dept Humas SKK Migas Bagian Sumatera Bagian Utara, Hariyanto Syafri, DBH berasal dari harga angka jual beli aktual, yakni mengikuti harga pasar saat itu, sehingga penghasilan yang terjadi sesuai dengan harga pasar saat itu. Artinya, harga minyak sangat menjadi faktor utama turunnya pembagian DBH migas, sementara pemenuhan kewajiban yang ada, seperti ongkos-ongkos itu tetap, karena sudah ditetapkan sebelumnya.

Terkait dengan penerimaan DBH menurun,Yanto memaklumi hal itu, karena terjadi seluruh daerah di Indonesia, terutama penghasil migas. Karena penurunan ini bukan diakibatkan oleh kinerja dari teman-teman, tapi karena diakibatkan oleh harga minyak dunia.

Kawan-kawan kita di KKKS sangat bermasalah, mulai akhir 2014 sampai 2017 belum selesai, sekarang baru mulai naik. Terlebih lagi di Chevron terjadi pengurangan kerja dan pekerja. Kita hanya bisa berdoa harga minyak lebih baik.

Pekerjaan tetap dilakukan, lapangan tidak ada yang dimatikan. Berbagai metoda penghematan sudah dilakukan, metoda penghematan terakhir adalah pengurangan tenaga kerja. EMP mengurangi 40 persen, chevron mengurangi 1.000 lebih. Ini masalah yang dihadapi.


Turut hadir dalam acara Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Arman AA, Kepala Badan Pendapatan Daerah H Imam Hakim dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. [las]




 
Berita Lainnya :
  • Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda
  • Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
  • 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
  • Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda
    02 Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
    03 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
    04 Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
    05 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    06 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    07 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    08 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    09 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    10 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    11 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    12 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    13 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    14 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    15 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    16 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    17 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    18 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    19 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    20 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    21 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    22 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat