Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Ekbis
Ada Tikus Mati dalam Sup, Nilai Restoran Ini Merosot Rp 2,8 T
Kamis, 13 September 2018 - 17:05:35 WIB
Seekor tikus mati ditemukan di dalam mangkok sup yang disajikan sebuah restoran di China. (Weibo)

SULUHRIAU- Nilai pasar sebuah jaringan restoran China telah merosot hingga US$190 juta atau Rp2,8 triliun setelah seorang perempuan hamil menemukan tikus mati di dalam supnya.

Kejadian ini berawal saat perempuan tersebut sedang menikmati makan malam bersama keluarganya di restoran sup Xiabu Xiabu pada 6 September lalu.

Tanpa disangka-sangka, dia menemukan tikus mati di dalam mangkuknya sesudah beberapa kali suapan.

Foto tikus yang telah mati direbus menyebar dengan cepat di media sosial Cina, Weibo. Para warganet sontak mengomentari dengan nada marah serta jijik.

"Saya merasa ingin muntah. Saya tidak akan makan hotpot di luar lagi," sebut seorang warganet.

"Xiabu Xiabu selalu menjadi salah satu restoran favorit saya. Saya pikir mereka cukup bersih. Saya tidak percaya ini," timpal lainnya.

Restoran Xiabu Xiabu semula menawarkan kompensasi kepada perempuan hamil tersebut sebesar 5.000 yuan atau Rp10,8 juta.

Namun, kepada situs Kankan News, suami perempuan itu mengaku menolak tawaran kompensasi dan lebih memilih istrinya menjalani pemeriksaan medis menyeluruh sebelum menentukan jumlah kompensasi.

Dia menuduh salah seorang staf restoran mengusulkan agar istrinya menjalani aborsi jika khawatir terhadap kesehatan bayinya dan menawarkan 20.000 yuan untuk ikut proses aborsi.

"Jika sesuatu terjadi pada bayinya bagaimana mereka mengompensasi? Apakah nyawa cukup dihargai 20.000 yuan?" sebut seorang warganet.

Saat ini, restoran di Provinsi Shandong itu ditutup sementara.

Pada 11 September, saham jaringan restoran merosot ke titik terendah sejak Oktober 2017. Bahkan, nilai pasarnya diperkirakan menukik Rp2,8 triliun.

Pihak restoran sempat merilis pernyataan yang "mencoret" kemungkinan kurangnya standar kebersihan sehingga seekor tikus bisa masuk ke sup. Belakangan pernyataan itu dihapus.

Pihak berwenang di Kota Weifang, tempat kejadian berlangsung, menyatakan akan melakoni penyelidikan terhadap restoran Xiabu Xiabu.

Sumber: detik.com, BBC Nwes.com | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat