Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Polisi: Guru yang Ajarkan Kencingi Alquran di Inhil Waras
Jumat, 31 Agustus 2018 - 10:16:07 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku ajaran sesat kencingi Alquran di Inhil Riau.

Hasil pemeriksaan psikiater, tersangka Ramdani alias Guru warga Kecamatan Kateman, Indragiri Hilir (Inhil) dinyatakan waras.

"Langkah awal yang kita lakukan adalah memeriksa kondisi kejiawaannya oleh psikiater. Sudah kita lakukan itu dan hasilnya kejiwaannya normal alias tidak gila," kata Kanit Reskrim Polsek Kateman, Ipda Hendra Gunawan, Jumat (31/8/2018).

Hendra menjelaskan, pemeriksaan oleh psikiater ini sangat diperlukan untuk memastikan kondisi kejiwaan tersangka Ramdani yang menyuruh pengikutnya merobek, menginjak dan kencingi Alquran.

"Ini perlu kita lakukan lebih awal untuk memastikan dia mengalami gangguan jiwa apa tidak. Karena apa yang dia lakukan itu tidak normal. Kalau dia gila (hasil psikiater) ngapain lagi kita proses, setelah kita pastikan dia tidak gila, makanya proses kita lanjutkan," kata Hendra.

Selanjutnya, kata Hendra, pihaknya memanggil MUI Inhil. Ini karena penistaan terkait dengan agama Islam.

"Kita undang MUI Kabupaten, kita suruh interogasi si tersangka, kita ceritakan kronologisnya apa yang dilakukan si tersangka. Dan ketua (Ketua MUI Inhil) menyatakan bahwa itu adalah penistaan agama," kata Hendra.


Setelah kedua tahapan dilalui mendatangkan psikiater dan MUI Inhil, kata Hendra, pihaknya menetapkan Ramdani sebagai tersangka penista agama.

"Jadi prosesnya seperti itu. Sekarang tersangka sudah kita amankan," kata Hendra.

Sebagaimana diketahui, tersangka Ramdani menyuruh pengikutnya untuk menista agama Islam, walau dirinya beragama Islam. Pengikutnya disuruh mengencingi Alquran dengan cara air seni ditampung lalu disiramkan.

Selanjutnya kitab suci umat Islam itu diinjak-injak dan disobek lalu dibuang ke laut.

"Usai Alquran disiram air seni, tersangka menyuruh anak angkatnya membuang ke laut. Anaknya tidak tahu apa-apa, hanya disuruh membuang saja," kata Hendra.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat