Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Sosial Budaya
Mesjid Al Azhar Shalat Idul Adha Hari Ini, Pembina Jelaskan Alasannya
Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:09:46 WIB

SULUHRIAU, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pesantren Islam Al Azhar, Jimly Asshiddiqie, menjelaskan alasan Masjid Al Azhar menggelar salat Idul Adha hari ini.

Dia mengatakan, pertama kalinya masjid Al Azhar berbeda dengan pemerintah dalam pelaksanaan Hari Raya Idul Adha.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Pesantren Islam Al Azhar, Jimly Asshiddiqie, menjelaskan alasan Masjid Al Azhar menggelar salat Idul Adha hari ini.

"Ya jadi alhamdulillah, kami sudah selesai melaksanakan salat sunah Idul Adha di Al Azhar dan meskipun pemerintah dan ormas terbesar kami Muhammadiyah, NU tetap menyelenggarakan besok sesuai dengan kalender yang sudah dicetak. Kami saling hormati itu masing-masing ada landasan ijtihadnya sendiri-sendiri," kata Jimly usai salat Id di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Selasa (21/8/2018).
zhar Jaksel

"Tapi Al Azhar dari dulu selalu sama dengan apa yang diputuskan oleh ulil amri oleh pemerintah. Tapi tahun ini beda, mengapa beda? Karena ujurannya adalah haji itu arafah, arafah itu sudah kemarin wukufnya, nah kalau dulu ada ijtihad para ulama, makin luas jumlah orang Islam wilayah kaum muslimin, maka boleh kata rasulullah mempertimbangkan matla' (zona) yang membuat penentuan kalender itu beda-beda antar wilayah, tapi itu boleh bukan harus," sambungnya.

Jimly menjelaskan matla' diperlukan karena jarak dimana belum ada teknologi. Tapi, menurutnya, penentuan Idul Adha juga bisa dipersatukan dengan kesepakatan.

"Jadi biasanya di Indonesia ini ada lima hari perbedannya itu, nah ini bisa di persatukan kalau kami sepakat dengan kiblat yang sama. Metode hisab, metode rukyiat tetap dipakai tapi karena sudah ada GPS itu cukup kami tentukan ukurannya di Mekah. Nah kalau di Mekah itu sudah, ya tentu kami hari ini karena kan bedanya hanya 4 jam saja," tuturnya.

Meski berbeda dengan pemerintah, dia menegaskan untuk saling menghormati. Menurutnya, meski ada perbedaan, penetepan Idul Adha tetap diputuskan secara Islami.

"Nah jadi Al Azhar dari dulu begitu cara pandangnya tentang kalender Islam. Maka kita berkeyakinan yang hari ini lebih tepat. Walau pun kami harus menghormati keyakinan kaum muslimin yang berbeda pandangan tetap akan salat besok," katanya.

Salat Id di Masjid Al-Azhar juga diikuti oleh Ustaz Felix Siauw. Dia juga ikut merayakan Idul Adha hari ini mengacu pada wukuf di Mekah yang jatuh Senin 20 Agustus 2018 kemarin.

"Saya ambil bahwa penentuan awal dan akhir khusus untuk dzulhijjah yang lebih kuat adalah syarif Mekah karena di sana terjadi wukuf. Tapi kalau ada teman-teman yang melaksanakan pada esok hari itu pun ada pendapat Islami akhirnya tidak perlu dipermasahkan karena itu masih pendapat Islami. Saya pikir persatuan memang ada perbedaan, walau berbeda kita bisa bersatu," jelas Felix.

Sementara itu, dalam ceramah di Masjid Al-Azhar, KH Mahfudh Makmum selaku khatib menceritakan sejarah Idul Adha.  "Setelah Nabi Ibrahim mendapat perintah dari Allah SWT agar menyembelih puteranya melalui mimpinya, beliau pun tunduk pasrah lahir dan batin," kata Mahfudh dalam ceramahnya.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat