Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Nasional
Prabowo Pilih Sandiaga, Habib Rizieq Minta Ada Ijtimak Ulama II
Jumat, 10 Agustus 2018 - 20:38:20 WIB

SULUHRIAU- Habib Rizieq Syihab meminta untuk digelarnya Ijtimak Ulama II. Hal ini merupakan reaksi karena dua nama yang direkomendasikan sebagai cawapres Prabowo Subianto tak ada yang dipilih.

"Beri kesempatan yang Luas & Lapang kepada para Habaib & Ulama serta Tokoh Perjuangan kita melakukan "Ijtihad Politik" melalui "Ijtima' Ulama II" untuk menjaga maslahat Agama, Bangsa & Negara demi meraih Ridho Allah SWT," kata Rizieq lewat akun Twitter-nya, Jumat (10/8/2018).

Terkait hal ini, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) Yusuf Martak mengatakan dalam Ijtimak Ulama pertama, mereka hendak Prabowo yang berasal dari kalangan militer untuk dipasangkan dengan ulama. Namun Ketua Dewan Syuro PKS Salim Segaf Aljufri dan Ustaz Abdul Somad tak dipilih oleh partai koalisi keumatan.

Beri kesempatan yang Luas & Lapang kepada para Habaib & Ulama serta Tokoh Perjuangan kita melakukan "Ijtihad Politik" melalui "Ijtima' Ulama II" untuk menjaga maslahat Agama, Bangsa & Negara demi meraih Ridho Allah SWT.

Prabowo mengumumkan Sandiaga Uno yang akan jadi cawapresnya. Martak mengatakan Ijtimak Ulama II ini akan digelar untuk tercapainya satu keputusan soal mendukung atau tidak mendukung Prabowo.

"Jadi keinginan ada pasangan TNI-ulama tak tercapai, maka agar kami GNPF yang telah mengikuti Ijtimak Ulama tak ambil keputusan sendiri maka kita buat Ijtimak Ulama II," kata Yusuf seperti disiarkan CNNIndonesia, Jumat (10/8).

Dia mengatakan dalam Ijtimak Ulama II ini hanya ada keputusan mendukung atau tidak mendukung Prabowo-Sandiaga. Di Ijtimak Ulama II ini tak akan ada pilihan untuk mendukung pasangan capres cawapres petahana Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Meskipun Ma'ruf merupakan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ijtimak Ulama tak akan ada keputusan mendukung pasangan tersebut. Sebab, kata Yusuf, semangat Ijtimak Ulama adalah untuk mengganti pemerintahan.

"Kami semangat Ijtimak itu untuk mencari pengganti presiden," ujarnya.

Yusuf mengatakan Ijtimak Ulama II ini digelar bukan karena Prabowo dipasangkan dengan Sandiaga. Dia menilai Sandiaga juga sebagai sosok yang tepat.

Dia menegaskan Ijtimak Ulama II akan digelar untuk menyatukan pendapat para ulama. Lalu bagaimana bila Ijtimak Ulama II memutuskan tak mendukung Prabowo-Sandiaga?

"Kita harapkan mendukung. Kalau tidak mendukung, kita serahkan pilihan kepada masyarakat masing-masing dan ulama nasional," ungkapnya.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat