Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Perang Sosoh Diangkat ke Film Oleh Anak Muda Pedekik
Selasa, 07 Agustus 2018 - 19:45:13 WIB

SULUHRIAU- Bengkalis- Akhirnya, Perang Sosoh yang terjadi pada 9 Januari 1949 di Desa Pedekik Kecamatan Bengkalis silam, diangkat menjadi film pendek.

Berawal dari niat dan kegiatan pemuda desa ini menaja Malam Kenduri Kenegaraan yang telah dilaksanakan pada Agustus sejak dua tahun terakhir dengan serangkaian acara yang fokus mengangkat sejarah perjuangan di desa ini, maka disepakati untuk mengangkat Perang Sosoh ke dalam sebuah karya audio video agar ianya menjadi awal yang lebih baik kedepannya.

Proses pengambilan gambar atau shooting perdana Perang Sosoh telah dimulai pada Ahad, 5 Agustus 2018 malam ba'da Isya yang berlokasi di rumah Mbah Ikhsan, tepat di depan Masjid Fisabilillah. Tepat pukul 20.20 WIB, acara diawali dengan pembacaan do'a Dalimi yang dibawakan oleh dan diamkan puluhan kru dan pemain film Perang Sosoh yang mayoritasnya pemuda desa setempat.Untuk  pengambilan gambar film sejarah ini proses panjang dengan melakukan pengumpulan berbagai data telah dilakukan baik tokoh, tempat dan waktu kejadian, pakaian, maupun kelengkapan lainnya.

"Kami dan kawan-kawan pemuda berharap apa yang kita angkat hari ini menjadi renungan kita semua perlunya mengenal sejarah perjuangan para pahlawan demi kemerdekaan Republik Indonesia. Yang kedua, kita ingin memberikan edukasi kepada adik-adik berupa ilmu tambahan, wawasan pentingnya mengenal beberapa pahlawan Perang Sosoh yang hari ini menjadi bukti sejarah bahwa perang ini pernah terjadi. Ketiga kami berharap ini menjadi karya atau sumbangsih pemikiran pemuda untuk Kabupaten Bengkalis pada umumnya, Pedekik khususnya dan seluruh bangsa ini. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan menjadi film yang sempurna. Ini akan kita teruskan sampai menjadi film yang utuh," ungkap konseptor Malam Kenduri Kenegaraan, Farhan kepada Koranriau.net, Ahad malam, 5 Agustus 2018 setelah selesainya proses shooting perdana.

Film Perang Sosoh masih jauh dari kesempurnaan, Farhan berharap, "Ini menjadi evaluasi bagi kami. Film yang berdurasi 10 sampai 15 menit ini masih jauh dari kesempurnaan. Ada beberapa hal sejarah yang akan kami lengkapi nantinya. Nah, kami berharap dapat mencari sumber-sumber lain sehingga beberapa nama yang hilang, bisa ditemukan. Dan cerita ini bisa kita sempurnakan," tutup Farhan dengan suara sedikit kelelahan.

"Skenario sebuah film apalagi itu film sejarah, kita perlu data-data yang lengkap yang bersumber dari para tokoh pejuang ataupun keluarga pejuang. Catatan-catatan tentang Perang Sosoh ini sangat susah kita dapati sehingga saya dalam menulis skenario film ini terhenti-terhenti sejenak untuk memikirkan benang merah sejarah Perang Sosok di Pedekik ini," kata Musrial Mustafa sang penulis skenario pula.

Sementara itu, di mata seorang tokoh pemuda Kabupaten Bengkalis, Misliadi yang saat ini Ketua Karang Taruna Kabupaten Bengkalis, salut kepada pemuda Pedekik yang kompak dan bisa dijadikan contoh bagi desa-desa lain. "Karena penuh semangat, penuh gagasan-gagasan yang luar biasa untuk membangkitkan desanya supaya kedepannya mungkin desa ini bisa lebih dikenal orang," puji Misliadi.

Misliadi menyayangkan pemerintah daerah dalam beberapa momentum kurang menjadikan Desa Pedekik sebagai destinasi utama. "Seperti dalam ulang tahun Bengkalis, Pedekik yang punya peranan penting tapi tidak pernah dikunjungi oleh pemerintah daerah. Kemudian, napak tilas - napak tilas yang dilakukan katakanlah kurang dijadikan destinasi utama. Ini terbukti dengan beberapa peninggalan yang bisa dibangun oleh pemerintah daerah tidak dibangun," bebernya.

Masih menurut Misliadi, "Bisa saja pemerintah daerah hari ini mencanangkan Desa Pedekik ini menjadi desa wisata sejarah, dibangun beberapa fasilitas pendukung termasuk memelihara rumah peninggalan Kyai Ikhsan ini yang seharusnya telah masuk ke dalam aset atau benda sejarah yang dipelihara pemerintah. Kami harapkan kedepannya, pemerintah daerah memperhatikan hal-hal seperti ini. Sekali lagi, saya katakan salut kepada pemuda Desa Pedekik," tutur Misliadi menutup wawancara. [las]




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat