Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
120 Warga Binaan Kelas II A Bengkalis Ikut Pecahkan Rekor Dunia Poco-Poco
Minggu, 05 Agustus 2018 - 13:34:25 WIB

SULUHRIAU, Bengkalis- Sebanyak 120 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bengkalis, juga ikut memecahkan rekor dunia poco-poco digelar Ahad (5/7/2018).

Sejak pukul 05.00 WIB, Ahad pagi 5, para napi siap-siap sudah bersiap-siap untuk menjadi bagian pelaku sejarah sebagai pemecah rekor dunia, dalam ajang The Poco-Poco Dance Guines World Record (GWR) 2018 tersebut.

Warga binaan wanita sebanyak 30 orang, mengenakan pakaian warna merah dipadu celana hitam. Sedangkan warga binaan laki-laki sebanyak 90 orang, mengenakan baju dan celana warna biru. Mereka tampak semangat dan ceria. Terlebih semuanya mengenakan tanjak paduan warna merah putih melambangkan semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dengan satu intruksi, para warga binaan langsung membentuk formasi di lapangan warna hijau di tengah-tengah Lapas kelas II A Bengkalis. Mereka menunggu aba-aba dari Jakarta yang dipandu Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 3, yang disiarkan secara live streaming.

Sekitar pukul 06.49 WIB, begitu mendapat aba-aba senam dimulai secara serentak, lantas 120 warga binaan Lapas Bengkalis langsung bergerak penuh energik mengikuti irama Senam Poco-poco.

Jalan kesamping kiri, kanan, kedepan dan belakang, itu lah salah satu gerakan 120 warga binaan. Seakan tidak ada beban dari raut wajahnya. Se-sekali mereka melontarkan senyuman, sambil bergerak energik mengikuti rentak irama lagu yang dipopulerkan Yoppie Latul.  

Meski tak sampai sepuluh menit, namun tampilan para warga binaan Lapas Kelas II A Bengkalis, tetap memukau siapa saja yang menyaksikan. Tak terkecuali, Kepala Lapas, Agus Priatiatno bersama jajarannya, terpukau dengan atraksi warga binaan. Terlebih dengan kekompakan dan semangat mereka. Se-sekali, sambil bergerak 120 warga binaan berteriak tanda yel-yel, semakin menumbukan semangat mereka.

Suara gemuruh teriak 120 warga binaan yang diiringi musik rancak dari lapangan hijau, tentu mengundang keingin-tahuan warga binaan lain yang berada di kamar sel. Meskipun tidak bisa melihat langsung dari dekat, mereka berusaha menyaksikan atraksi teman-teman mereka dari balik jeruji besi.

Usai bergoyang Poco-Poco Dance GWR 2018 secara serentak se-Indonesia, ternyata tidak membuat 120 warga binaan “panas”. Lantas mereka minta bonus kepada Wan Syafrida  instruktur yang selama ini menggembleng mereka. Bonusnya berupa goyang Nona Kay Ratu, dari Ambon, Provinsi Maluku.

Begitu mendapat restu dari Kepala Lapas Bengkalis, langsung disambut teriakan yel-yel semangat dari 120 warga binaan. Tak ayal, mereka langsung bergoyang mengikuti rentak irama Nona Kay Ratu.

Usai bergoyang Nona Kay Ratu, peserta Poco-Poco Dance GWR 2018, saling bersenda gurau. Mereka juga tak canggung, poto bersama dengan Kepala Lapas dan staf yang diabadikan juru foto.

Instruktur senam, Wan Syafrida, mengaku senang. Karena pelaksanaan The Poco-Poco Dance GWR 2018 di Lapas Bengkalis sukses dan lancar. Terlebih melihat kekompakan para warga binaan saat tampil secara serentak se-Indonesia.

Menurut Wan Syafrida, pengalaman saat mengajar senam para warga binaan di Lapas Kelas II A Bengkalis. Pertama, bayangan yang terselit dalam pikirannya, menyeramkan dan sulit diatur. Toh, selama mengajar, mereka kompak dan senang diatur.

Instruktur senam bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis itu menjelaskan, selama ini dirinya mengajar 10 sampai 30 orang, agak sulit diatur. Tapi beda dengan warga binaan Lapas Bengkalis, meskipun jumlahnya 120 orang, namun mereka kompak dan langsung mendalami setiap intruksi yang disampaikan.

Untuk tampil maksimal pada Ahad pagi, 120 warga binaan ini digembleng selama 15 hari, mulai hari Senin hingga Sabtu dari pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

“Alhamdulillah, dengan durasi 30 jam, selama 15 hari, teman-teman warga binaan bisa tampil maksimal,” ungkap Ida.

Kalapas Kelas II A Bengkalis saat menyampaikan ucapan terima kasihnya atas penampilan warga binaan

Kepala Lapas Kelas II A Bengkalis, Agus Priatiatno, mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini selain sebagai arahan dari pimpinan pusat, juga untuk menggalakkan lagi olahraga di lingkungan warga binaan lapas kelas II A Bengkalis.

“Kemudian untuk menyehatkan pikirannya, jasmaninya dan rohaninya, sehingga warga binaan ini bisa berkegiatan seperti masyarakat di luar lapas,” terang Kepala Lapas Kelas II A Bengkalis. [las]



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat