Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Terkait Demo Mahasiswa UIN Suska Riau
IPNU Pekanbaru: Mars Diminta Rektor Dinyanyikan Saat PBAK Bukan Mars NU
Senin, 30 Juli 2018 - 07:04:34 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Ketua PC IPNU (Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) Pekanbaru Saddam Orbusti Ritonga menanggapi soal demo mahasiswa UIN Suska Riau terhadap Rektor Jum'at yang lalu (27/07/2018) lalu.

Prihal yang ditanggapi IPNU Pekanbaru ini, terkait anggapan mahasiswa bahwa demo pada rektor UIN Prof Dr KH Akhmad Mujahidin, M.Ag pada acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Riau dikarenakan mereka menganggap rektor tidak independen karena pada satu hari sebelumnya rektor mengizinkan adanya mars ormas (organisasi kemasyarakatan) tertentu masuk kedalam kampus.

Mahasiswa menggap mars itu adalah mars Yalal Wathan (mars Nahdlatul Ulama-red).

Saddam mengatakan, mars itu bukan mars NU. Menurutnya, salah jika BEM UIN Suska menganggap itu adalah mars NU. "Rekan-rekan BEM itu saya pikir salah kalau mengatakan itu (mars Yalal Wathan, red) sebagai mars NU. Itu bukan mars NU,"kata Saddam melalui rilis diterima media ini Ahad, (29/07/2018).

Mahasiswa S2 Ilmu Pemerintahan di kampus UIR ini menambahkan, bahwa mars Yalal Wathan itu bisa diartikan sebagai mars kebangsaan atau mars nasionalisme. Kalau mars NU itu ada sendiri.

Ia juga mengatakan, rekan-rekan BEM itu perlu mencari kebenaran terlebih dahulu sebelum bertindak.


"Menurut saya, rekan-rekan BEM itu perlu lah untuk mencari kebenaran dulu. Kalau istilah kitanya sih mereka harus Tabayyun dululah. Sehingga tidak salah tuntutannya.

Kemudian Saddam juga berharap agar selain mereka (BEM UIN) melakukan Tabayyun, mesti mengakhiri tuntutannya.

"Saya berharap, tentunya selain melakukan Tabayyun, mereka juga harus segera menghentikan tuntutan mereka. Jangan biarkan kegagalan dalam memaknai sesuatu itu berlarut-larut menggerogoti kekuatan UIN sebagai sebuah lembaga. Ini kan akan merugikan," pungkasnya.

Seperti diberitakan, BEM UIN Riau melakukan aksi demo ditujukan kepada rektor yang baru saja dilantik, Prof Ahmad Mujahidin, Jumat (27/07/2018) di kampus Madani Jalan HR Soebrantas.

Aksi ini terjadi karena mahasiswa menolak adanya tindak kekerasan dan juga mempermasalahkan adanya nyanyian mars Nahdlatul Ulama (NU). [Jan, rls]



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat