Jumat, 02 Oktober 2026 Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah | 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik | Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita | Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
 
 
☰ Peristiwa
2020 Ditarget Bebas Campak,
Wabup Meranti Buka Sosialisasi Imunisasi Measies Rubella-TORC
Selasa, 24 Juli 2018 - 19:13:44 WIB

SULUHRIAU- Meranti- Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim membuka Sosialisasi dan Koordinasi Imunisasi Measies Rubella (MR) dan Torc di Kepaulauan Meranti, kegiatan dalam rangka mensukseskan program Nasional Indonesia bebas Campak 2020 itu, dipusatkan di Ballroom Hotel Indo Baru, Selatpanjang, Selasa (24/7/2018).

Kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Imunisasi Measies Rubella (MR) dan Torc di Kepaulauan Meranti adalah untuk memberikan pemahaman serta pengetahuan kepada peserta yang berjumlah 65 orang perwakilan 9 Kecamatan dan 10 UPT Puskesmas Se-Kabupaten Meranti, untuk melakukan kampanye Imunisasi Measies Rubella, seiring akan dilaksanakannya Imunisasi Campak Rubella pada Bulan Agustus dan September 2018 mendatang untuk Indonesia bebas Measies (Campak) Rubella Tahun 2020.

Seperti dijelaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr. Roswita, kegiatan Imunisasi Measies Rubella, merupakan Program Kementrian Kesehatan RI bekerjasama dengan UNICEF, yang turun berjenjang ketingkat Provinsi dan Kabupaten Kota, dalam upaya memberantas penularan penyakit Campak Rubella di Dunia khususnya Indonesia.

Terkait penggunakan Vaksin Measies Rubella sendiri, dikatakan dr. Roswita telah mendapat rekomendasi dari World Healt Organization (WHO), dan telah digunakan di 104 negara didunia dan yang tak kalah penting Vaksin yang dibuat di India itu telah mengantongi serifikat Halal.

Didasari hal itu Kepala Dinas Kesehatan berharap, tidak ada lagi keraguan dari masyarakat untuk menggunakan Vaksin ini agar terlindungi dari penularan penyakit Campak Rubella yang cukup berbahaya.

Sekedar informasi, dari pemaparan dr. Siska Hidayani, penyakit Campak Rubella merupakan penyakit menular yang dapat ditularkan dari batuk dan bersin. Penyakit ini cukup berbahaya karena dapat menyebabkan Demam dan Pilek yang jika terjadi komplikasi dengan Diare dan lainnya akan menyebabkan radang paru-paru, radang otak yang berujung pada kematian penderita.

Jika penyakit ini menyerang ibu hamil maka dapat menyebabkan Keguguran Spontan, Bayi Cacat Bawaan, dan kematian bayi. Dari hasil survei dan penelitian Penyakit ini paling bayak menyerang manusia umur 9 Bulan-13 Tahun.

Untuk itu Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr. Roswita, meminta peran serta aktif dari Kepala UPT Puskesmas berkerjasama dengan Camat, serta Kepala Sekolah untuk mensosialisasikan program tersebut, sehingga target Vaksinasi 95 Persen atau 51 ribu masyarakat Meranti dapat diwujudkan.

"Untuk mencapai taget 95 persen bukan hal mudah karena bagi kebanyakan orang berhadapan dengan jarum suntik mungkin takut disinilah dibutuhkan peran aktif Camat, Kepala Puskesmas, Kepala Sekolah dan pihak terkait lainnya untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi," ucap dr. Roswita.

Kadis Kesehatan Meranti berharap dengan terlaksananya program Imunisasi Rubella tersebut, hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan lingkungan hidup yang bersih sehangga anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dapat diwujudkan.

Sementara itu Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, mengucapkan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan untuk mendukung program Nasional Indonesia bebas Campak Rubella Tahun 2020 tersebut.

"Pada intinya kami mendukung kegiatan yang merupakan program pemerintah ini," ucapnya.

Agar terget program yang hanya tinggal 2 bulan ini tercapai, selain kampanye dilakukan oleh jajaran Dinas Kesehatan, Wakil Bupati juga meminta peran aktif dari Kepala Sekolah karena jika melihat dari kasus yang terjadi banyak menyerang anak usia 13 tahun dimana usia itu merupakan usia sekolah tingkat SD dan SMP sederajat.

"Jika melihat usianya perlu peran aktif dari Kepala Sekolah dan Manjelis Guru untuk mensukseskan program Nasional ini," ungkapnya.

Terakhir Kegiatan Sosialisasi Vaksin Measies Rubella di Kepulauan Meranti ditutup dengan penandatanganan komitmen oleh Pemda Meranti dalam hal ini Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim dan para Camat untuk mendukung suksesnya program tersebut.


Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr. Roswita, Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau dr. Siska Hidayani M.Kes, Para Kepala UPT Puskesmas, Para Camat Se-Kabupaten Meranti, dan pihak terkait lainnya. [raf]




 
Berita Lainnya :
  • Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
  • 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
  • Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
    02 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
    03 Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
    04 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    05 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    06 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    07 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    08 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    09 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    10 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    11 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    12 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    13 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    14 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    15 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    16 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    17 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    18 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    19 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    20 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    21 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    22 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat