Jumat, 02 Oktober 2026 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik | Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita | Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
 
 
☰ Peristiwa
Tenaga RTK Tuntut Honor dan Transportasi, Demo di Kantor Bupati Kampar Ricuh
Senin, 16 Juli 2018 - 20:36:31 WIB

SULUHRIAU, Bangkinang- Aksi demo  yang dilakukan puluhan tenaga Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) dan aktivis Gerakan Pemuda Patriotik Indonesia (GPPI) Kampar berakhir ricuh.

Dua orang pengunjukrasa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang, Senin (16/7/2018) sore.

Satu diantara korban dilarikan ke RSUD Bangkinang ini adalah David Davijul. Dia adalah Sekjen Forum Komunikasi Mahasiswa Kampar se-Indonesia (FKMKI) Kampar yang juga mahasiswa STIE Bangkinang.

Di RSUD Bangkinang sekitar pukul 16.30 WIB David Davijul masih pingsan dan dipasang alat bantu oksigen di ruang UGD RSUD Bangkinang.

Puluhan tenaga RTK yang didominasi kaum perempuan berpakaian putih-putih terlihat menunggu dua rekannya yang masih terbaring lemah di UGD RSUD Bangkinang.

Sementara satu korban lainnya yang dirawat bernama Fitriani Winarti (24), dari cerita teman-temannya, ia diduga sedang hamil. Beberapa bulan lalu wanita asal Gunung Sahilan ini ia sempat dikurek karena mengalami keguguran.

Menurut salah seorang rekannya Liza (24) di sela-sela menjaga korban Fitriani di ruang UGD RSUD Bangkinang mengatakan, Iaa dan rekan-rekannya tidak anarkis setiap menyampaikan aspirasi dan saat itu ia bersama rekan-rekannya termasuk Fitriani berdiri di bagian belakang.

Namun tiba-tiba rekannya yang ingin memasang spanduk di depan kantor Bupati Kampar dicegah oleh Kasatpol PP Kampar dan diikuti tindakan pengusiran secara paksa oleh anggota Satpol PP Kampar, adu mulut dan saling dorong-dorongan terjadi.

Tampak Kepala Satpol PP Kampar marah-marah sambil mengusir pengunjuk rasa. Sebagian anggota Satpol PP diduga  memukul dan menendang pengunjuk rasa, termasuk Fitriani, sehingga terjatuh.

Korban Fitriani Winarti dan David Davijul dibawa ke RSUD Bangkinang sekira pukul 15.30 WIB pakai mobil.

Sementara itu Sekjen GPPI Kampar Ryan yang selalu mendampingi perjuangan tenaga RTK yang menuntut haknya mendapatkan honor dan uang transportasi.

Mereka  mulai melakukan aksi sekitar pukul 10.30 WIB bermula melakukan aksi orasi di depan Balai Bupati Kampar di Jalan Prof M Yamin, SH Bangkinang.

Karena aksi mereka tak ditanggapi Pemkab Kampar, maka setelah istirahat siang sekira pukul 14.00 WIB mereka bergerak ke kantor Bupati Kampar.

Setelah beberapa menit melakukan orasi di depan kantor Bupati Kampar maka datanglah Sekda Kampar Yusri dan mengajak dirinya bersama tiga rekannya Azhar, Ryan Adli dan David Davijul yang merupakan perwakilan pengunjuk rasa ke ruangannya termasuk dirinya.

Ryan mengaku tak puas menerima keterangan dari Sekda Kampar. Mereka menagih janji penyelesaian masalah tenaga RTK yang dikabarkan akan dirumahkan.

Setelah menemui Sekda sekitar sepuluh menit, lalu mereka turun ke lantai dasar kantor Bupati. Lalu ia memasang spanduk bersama rekannya. Melihat aksi itu ia langsung dilarang Kasatpol PP Kampar. Aksi itu diikuti anggota lainnya sehingga terjadilah kericuhan.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kampar Hambali ketika dikonfirmasi Senin (16/7/2018) sore membantah adanya pemukulan dari anggota Satpol PP terhadap tenaga RTK maupun aktivis GPPI yang melakukan aksi unjuk rasa.

Ia mengungkapkan, apa yang dilakukan oleh tenaga RTK dan aktivis sudah keterlaluan karena sudah menggangu aktivitas di kantor Bupati Kampar dan telah mengarah anarkis dengan merusak kaca kantor Bupati Kampar.

"Mereka melakukan demo di kantor Bupati sudah anarkis. Pintu sudah ditutup anggota tapi mereka masih memaksa masuk ke dalam kantor semuanya. Padahal bupati tidak ada," ucap Hambali.

Sebelum kericuhan pecah, Sekda Kampar juga telah menyambut para pendemo dan mengajak perwakilan ke dalam ruangan di lantai dua dan telah diberi penjelasan.

Menurutnya, Pemkab Kampar telah berupaya mencari solusi atas tuntutan tenaga RTK termasuk kedatangan Sekda dan Kadis Kesehatan ke Kementerian Kesehatan.

"Namun keputusannya tak mungkin pula kita paksa Kementerian mengikuti kemauan kita," imbuh mantan Kepala Dinas Perhubungan Kampar ini.

Saat kedatangan Sekda, Hambali mengaku belum berada di tempat atau di kantor Bupati Kampar. Setelah pertemuan dengan perwakilan pengunjuk rasa ia mendapat telepon dari Sekda Kampar agar datang ke kantor Bupati Kampar karena sikap pengunjuk rasa sudah mengarah anarkis.

"Ryan tampak mengikat spanduk dan akan dipasang di pintu masuk (kantor Bupati). Spontan mereka didorong dan kami mengambil spanduknya. Biasalah, mereka spontan menyerang karena tidak terima," kata Hambali.

Mengenai adanya korban yang pingsan dan wanita yang sedang hamil ia belum bisa memastikan karena itu bisa dilakukan melalui tindakan medis.

Hambali menambahkan, sebelum aksi ini, baru-baru ini Bupati Kampar juga telah melakukan upaya mediasi di ruangan rapat Bupati Kampar dan saat itu bupati telah menyarankan mereka membuat laporan ke polisi terkait dugaan kecurangan penerimaan tenaga RTK. Namun sampai saat ini pihak Pemkab Kampar belum pernah menerima laporan adanya laporan tersebut.

"Bupati sudah kasih kesempatan. Masalah ini juga telah dimediasi dan dicarikan solusi. Selama ini mau demo silakan. Tapi tadi memang sudah keterlaluan," tegasnya.[syf, ckl]


 




 
Berita Lainnya :
  • 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
  • Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
    02 Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
    03 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    04 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    05 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    06 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    07 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    08 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    09 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    10 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    11 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    12 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    13 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    14 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    15 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    16 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    17 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    18 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    19 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    20 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    21 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    22 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat