Rabu, 19 Agustus 2026 Kolaborasi Digital Tuanku dan Si-Bapak, Kemenkum Riau Raih Apresiasi di HUT ke-81 MA | Deru Dayung dan Sorak Penonton Menandai Dibukanya Festival Pacu Jalur Kuansing 2026 | 4 Jam Berjuang Berjibaku di Lahan Gambut, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Rimbo Panjang | Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang | Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
 
 
☰ Peristiwa
Langka, Orang Utan Ini Melahirkan Bayi Kembar
Kamis, 12 Juli 2018 - 16:08:00 WIB
Seekor induk orang utan terlihat bersama dua bayi kembarnya di Hutan Batang Toru, Sumatra Utara. [Photo :Dokumentasi SOCP]

SULUHRIAU- Peristiwa langka terjadi di kawasan Hutan Batang Toru yang meliputi Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara, Sumatra Utara.

Seekor orang utan betina dilaporkan melahirkan dua bayi kembar di atas pohon besar di hutan itu.

Tim konservasi orang utan Sumatra atau SOCP menemukan primata yang melahirkan anak kembar itu kira-kira satu kilometer di sebelah barat laut pos. Tim masih memantau perkembangan kedua bayi orang utan untuk memastikan semua sehat.

"Kami melihat ibu orang utan Tapanuli dengan dua bayi pada saat yang bersamaan terasa sangat menakjubkan. Si kembar tampak sangat mirip dan berukuran hampir sama, tetapi salah satunya cukup berani, sementara yang lainnya tampak sangat pemalu dan selalu ingin dekat dengan ibunya," kata Andayani Oerta G, anggota tim Pemantau SOCP, kepada wartawan di Medan pada Kamis, (12/7/2018).

Tim tak lama mengamati si induk dengan bayi kembarnya itu, kira-kira pada pukul 14.30 WIB, namun hampir satu jam kemudian si induk pergi bersama anak-anaknya. Mereka tampak di atas pohon setinggi 15 meter.

"Ketika si ibu (induk) mulai pindah dengan bayi yang menempel di setiap sisi, akan sangat menarik untuk melihat bagaimana ibu ini melahirkan si kembar. Sejauh ini dia terlihat melakukan pekerjaan luar biasa," katanya.

SOCP terus memantau perkembangan kesehatan dua bayi orang utan Tapanuli atau disebut dengan ?Pongo Tapanuliensis itu.

Orang utan Tapanuli atau disebut dengan Pongo Tapanuliensis menunjukkan aktivitas perkembangbiakkan orangutan Tapanuli dengan kondisi usia bayi kembar orangutan, masih dilakukan penelitian kembali. Berdasarkan catatan, ditemukan hanya satu peristiwa serupa pada orang utan di Indonesia.

"Saya segera memeriksa catatan untuk kelahiran kembar pada orang utan dan kera besar lainnya dan hanya menemukan satu catatan sebelumnya dari kelahiran kembar orang utan liar Kalimantan, tidak ada orang utan Sumatera, apalagi orang utan Tapanuli," kata Kepala Unit Pemantauan Keanekaragaman Hayati SOCP, Matius Nowak.

"Kelahiran kembar memang terjadi pada hewan penangkaran, tetapi bahkan jika ini terjadi di alam liar. Kurangnya pengamatan akan menunjukkan bahwa sangat jarang bagi kedua bayi untuk bertahan hidup," kata Matius.

Sumber: Viva.co.id | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Kolaborasi Digital Tuanku dan Si-Bapak, Kemenkum Riau Raih Apresiasi di HUT ke-81 MA
  • Deru Dayung dan Sorak Penonton Menandai Dibukanya Festival Pacu Jalur Kuansing 2026
  • 4 Jam Berjuang Berjibaku di Lahan Gambut, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Rimbo Panjang
  • Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kolaborasi Digital Tuanku dan Si-Bapak, Kemenkum Riau Raih Apresiasi di HUT ke-81 MA
    02 Deru Dayung dan Sorak Penonton Menandai Dibukanya Festival Pacu Jalur Kuansing 2026
    03 4 Jam Berjuang Berjibaku di Lahan Gambut, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Rimbo Panjang
    04 Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang
    05 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    06 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    07 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    08 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    09 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    10 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    11 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    12 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    13 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    14 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    15 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    16 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    17 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    18 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    19 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    20 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    21 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    22 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat