Jumat, 02 Oktober 2026 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik | Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita | Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
 
 
☰ Peristiwa
Suhu Capai 5 Derajat Celsius,
Embun Salju di Dieng Turun Makin Tebal dan Meluas
Jumat, 06 Juli 2018 - 16:18:31 WIB

SULUHRIAU- Suhu di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, pada Jumat (6/7/2018) dini hari mencapai 5 derajat celsius.

Kondisi tersebut memicu turunnya embun es di kawasan tersebut semakin tebal dan meluas di banding hari-hari sebelumnya.

Kepala Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Slamet Raharjo, mengatakan munculnya embun es atau yang oleh warga disebut bun upas pada Jumat dini hari lebih tebal dari sebelumnya.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, embun es tersebut masih akan muncul kembali. Apalagi, saat ini baru awal musim kemarau. "Tadi pagi sekitar 5 derajat celsius suhu di Dieng. Biasanya bisa di bawah 3 derajat sampai 0 derajat," terangnyaseperti dilansir detikcom.

Ada pemandangan yang cukup menarik di pagi hari ketika hamparan di dataran tinggi tersebut ditutup embun es layaknya diselimuti salju tipis.

Namun kondisi tersebut dirasakan berbeda oleh para petani. Tanaman kentang dan sayuran milik warga akan kekuningan dan layu setelah tertimpa embun tersebut.
Karena itulah warga menyebutnya sebagai bun upas atau 'embun berbisa' karena menjadi momok bagi tanaman sayuran yang menjadi andalan mereka.

"Awalnya saya kira hanya 20 hektare yang terdampak, namun setelah siang yang daun yang berubah kuning dan mengering semakin banyak. Sekitar 30 hektare tanaman kentang. Bahkan yang dulu tidak terkena dampak bun upas, sekarang terdampak," lanjut Slamet.

Seorang petani kentang di Desa Dieng Kulon, Dikda Subagya, mengatakan melihat ketebalan bun upas Jumat pagi tadi, dipastikan tidak hanya akan berdampak pada tanaman kentang. Namun juga tanaman yang daunnya berbulu.

"Salah satunya daun carica. Ini bisa menjadi kuning kemudian layu dan mati," tuturnya.

Upaya petani untuk menyiasati fenomena alam ini dengan menyemprotkan air ke tanaman pada malam hari atau memasang jaring di kebun kentang. Namun, upaya tersebut belum maksimal.

"Maksunya disiram itu untuk menghilangkan embun sebelum membeku, tetapi kalau kebunnya luas banyak yang tidak tertolong," jelasnya.

Sumber: detik.com |Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
  • Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
    02 Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
    03 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    04 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    05 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    06 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    07 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    08 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    09 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    10 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    11 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    12 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    13 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    14 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    15 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    16 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    17 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    18 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    19 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    20 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    21 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    22 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat