Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Najib Razak Ditangkap, Mengapa Tak Pakai Baju Oranye?
Kamis, 05 Juli 2018 - 09:41:57 WIB
The Star Online menyandingkan foto Najib Razak dengan foto Ketua Partai Warisan Sabah Shafie Apdal ketika menghadiri sidang. (Foto: The Star Online)

SULUHRIAU, Kuala Lumpur- Penangkapan mantan Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak oleh Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM), semacam Komisi Pemberantasan Korupsi di Indonesia, ditanggapi dengan nada berbeda-beda di Malaysia.

Media Malaysia, yang selama Barisan Nasional memerintah selama lebih dari enam dekade terkekang, kini menghirup angin segar.

Peristiwa penangkapan dan kemudian sidang dakwaan Najib Razak menjadi berita utama di berbagai media di negara itu.

Empat dakwaan terkait korupsi dilayangkan ke mantan PM Malaysia, Najib Razak.

Di antara berita yang diangkat adalah menjawab pertanyaan-pertanyaan publik tentang mengapa Najib Razak tidak mengenakan seragam khas tahanan SPRM ketika hadir di Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur, Rabu (4/7/2018) untuk mendengarkan dakwaan.

Penyelidikan lebih lanjut
Najib mengenakan stelan jas biru gelap dengan kemeja putih, bukan 'seragam' kaus berwarna oranye lengkap dengan logo SPRM.

Pakaian ini mirip dengan rompi tahanan KPK berwarna oranye pula.

Seorang pembaca di situs berita Malaysiakini yang menggunakan identitas Anonymous #59082512 menulis, "Ia harus diperlakukan secara adil seperti Rafizi dan lain-lain. Mengapa tidak ada orange dan rolexs baginya?"

Pembaca ini mengacu pada wakil presiden Partai Keadilan Rakyat, Rafizi Ramli, ketika ia hadir di pengadilan dalam kasus dugaan pelanggaran Akta Rahasia Resmi tahun 2016. Ketika itu muncul foto yang menunjukkan tangannya tampak diborgol.

Situs berita The Star Online mencoba memberikan penjelasan bahwa kaus tahanan kasus korupsi tersebut wajib digunakan jika tersangka ditahan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Dalam kasus Najib, lapor The Star Online, mantan orang nomor satu di Malaysia selama sekitar sembilan tahun itu hanya ditahan semalam pada Selasa (0/07) dan keesokan harinya dihadirkan ke pengadilan untuk dikenai dakwaan.

'Jangan meneteskan air mata'
Dalam sidang perdana itu, Najib Razak (64) dikenai dakwaan menerima suap 42 juta ringgit (sekitar Rp143 miliar) dan tiga dakwaan lainnya terkait dengan penyalahgunaan kepercayaan.

Ia membantah semua dakwaan.

Ia dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu sidang berikutnya yang dijadwalkan akan digelar pada Februari 2019.

Adapun Utusan, media yang dilaporkan dekat dengan UMNO, partai yang sebelumnya dipimpin Najib, memilih untuk mengangkat pengakuan Najib Razak di pengadilan bahwa ia tidak bersalah atas empat dakwaan.

Media itu juga membuat berita tentang pesan dari Najib Razak sebelum disidang bahwa ia menerima kenyataan yang menimpa dirinya dan sekaligus memohon maaf kepada rakyat Malaysia.

Pesan itu dalam bentuk suara yang diunggah ke akun Facebook Najib Razak.

Sementara itu, situs berita Malaysiakini antara lain menurun berita tentang seruan istri Najib Razak, Rosmah Mansor, kepada ratusan penyokong keluarga itu yang hadir di kompleks Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur.

"Jangan sekali-kali menangis, saya tidak mahu sesiapa menitiskan air mata," kata Rosmah dalam bahasa Melayu.

Najib Razak dihadirkan ke pengadilan hanya sehari setelah ia ditangkap di rumahnya oleh satgas penyidik kasus dugaan penggelapan miliaran dolar dari Badan Investasi Negara Malaysia, 1MDB.

Dugaan korupsi terkait 1MDB yang menimpa dirinya sudah lama beredar namun selalu dibantahnya dan bahkan dibebaskan dari semua dakwaan ketika masih menjabat sebagai perdana menteri.

Terpilihnya kembali Mahathir Mohamad dengan kendaraan oposisi Pakatan Harapan -yang sebelumnya menjadi perdana menteri sejak 1981 hingga 2003- membuat kasus itu dibuka kembali.

Sumber: detik.com, CCN Indonesia | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat