Jumat, 02 Oktober 2026 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik | Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita | Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
 
 
☰ Peristiwa
Luhut Jelaskan Alasan Jenazah Korban KM Sinar Bangun Tak Diangkat
Selasa, 03 Juli 2018 - 20:49:33 WIB
Luhut bertemu keluarga korban KM Sinar Bangun (Facebook/dtc)

SULUHRIAU- Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sempat menemui keluarga korban KM Sinar Bangun, yang tenggelam di Danau Toba. Luhut menjelaskan alasan kapal dan jenazah yang tenggelam tidak mungkin diangkat.

Penjelasan itu disampaikan Luhut lewat Facebook, Selasa (3/7/2018). Luhut menceritakan momen dia bertemu dengan keluarga korban KM Sinar Bangun.

"Kemarin memang saya merasa harus berangkat ke Danau Toba untuk bertemu langsung keluarga korban KM Sinar Bangun. Saya hanya ingin ada bersama mereka di masa-masa sulit. Karena saya tahu apa rasanya kehilangan," kata Luhut.

Tragedi KM Sinar Bangun ini mengingatkan Luhut pada saat dia melihat korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata pada 2014. Saat itu, jenazah korban sudah tidak utuh lagi.

"Jasad mereka sudah tidak utuh ketika diangkat. Ada badan tanpa kepala, ada sepotong tangan, ada juga potongan-potongan tubuh lainnya berserakan. Jika keluarga harus melihat itu, pasti akan lebih menyakitkan. Saya tahu itu," kenangnya.

Dari pengalaman itu, Luhut menegaskan pengangkatan KM Sinar Bangun dan jenazah korban dari segi teknis tidak mungkin dilakukan. KM Sinar Bangun saat ini ada di kedalaman 450 meter Danau Toba atau 45 bar. Proses pengangkatan bisa berakibat meledaknya kapal.

"Pengangkatan KM Sinar Bangun dan jenazah korban dari segi teknis memang tidak mungkin dilakukan. Kalau dipaksakan diangkat, bisa hancur," ucap Luhut.

Ada pula pendapat ahli dari Kemenko Kemaritiman soal dampak reaksi kimia saat pengangkatan kapal. Ada risiko timbulnya keracunan H2SO. Dari sederet analisis tersebut, BPPT, KNKT, Basarnas, polisi, TNI, pemda, Kemenko Maritim, dan semua unsur pemerintah berdiskusi untuk mencari solusi.

"Menurut saya, paling bagus yang bisa dilakukan adalah membuat monumen peringatan. Semua pihak sudah sepakat. Hari ini saya dilapori Pak JR Saragih, bahwa acara peletakan batu pertama monumen itu berjalan baik, dengan tingkat kehadiran 85%," ungkapnya.

Luhut juga bicara soal proses pengusutan kecelakaan ini. Dia sudah menerima hasil temuan KNKT yang berisi 24 pelanggaran terkait KM Sinar Bangun.

"Pemda dan polisi juga akan mengaudit semua kapal. Jangan ada lagi ada kapal 3 deck tapi kenyataannya hanya berizinkan 1 deck, serta kelebihan muatan kapal. Khusus kepada polisi, saya minta semua pihak yang bertanggung jawab harus diproses. Saat ini proses hukum sedang berjalan, dan tidak mustahil jumlah tersangka akan bertambah," tegas Luhut.

Sebelumnya diberitakan, momen pertemuan Luhut dengan keluarga korban KM Sinar Bangun kemarin sebenarnya sempat diwarnai ribut-ribut dengan Ratna Sarumpaet. Ratna, yang mengaku mewakili keluarga korban, mempertanyakan keputusan pemerintah menghentikan pencarian dan tidak mengangkat jenazah korban.

Sumber: detik.com |Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
  • Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
    02 Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
    03 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    04 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    05 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    06 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    07 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    08 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    09 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    10 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    11 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    12 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    13 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    14 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    15 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    16 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    17 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    18 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    19 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    20 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    21 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    22 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat