Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Pangeran Arab Saudi Serukan Kudeta Lengserkan Raja Salman
Rabu, 23 Mei 2018 - 17:04:24 WIB
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud dan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman (Dok. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS)

SULUHRIAU, Berlin - Seorang pangeran Arab Saudi yang diasingkan, menyerukan kudeta untuk melengserkan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud. Kudeta itu juga bertujuan mencegah struktur berkuasa saat ini yang dipimpin putranya, Pangeran Mohammed bin Salman, merusak Kerajaan Saudi.

Seperti dilansir Press TV, Rabu (23/5/2018), seruan itu disampaikan oleh Pangeran Khaled bin Farhan yang telah mendapat suaka politik di Jerman. Pangeran Khaled menyampaikan seruan kudeta kepada pangeran-pangeran Saudi lainnya yang merupakan pamannya, seperti Pangeran Ahmed bin Abdulaziz dan Pangeran Muqrin bin Abdulaziz. Seruan itu disampaikan dalam komentar portal berita Middle East Eye yang dirilis Senin (21/5) lalu.

Dalam seruannya, Pangeran Khaled meminta Pangeran Ahmed dan Pangeran Muqrin untuk menggunakan pengaruh mereka di kalangan anggota kerajaan juga militer Saudi untuk melakukan kudeta terhadap Kerajaan Saudi. Menurut Pangeran Khaled, perubahan diperlukan untuk menyelamatkan Kerajaan Saudi dari arahan 'irasional, tak terduga, dan bodoh'.

Raja Salman menunjuk Pangeran Mohammed bin Salman atau MBS menjadi putra mahkota Saudi, dalam langkah mengejutkan pada Juni 2017 lalu. Penunjukan itu melengserkan Pangeran Muhammed bin Nayef dari posisi Putra Mahkota Saudi sebelumnya.

Disebutkan Pangeran Khaled bahwa naiknya MBS secara drastis memicu pertanyaan. "Jika Raja Salman dalam kondisi kesehatan yang baik, hal-hal tidak akan mencapai tahap ini. Ketika kita melihat kebijakan publik di Arab Saudi, kita bisa melihat bahwa Raja Salman sepenuhnya absen dari layar atau dari panggung politik di Arab Saudi," sebutnya.

MBS yang juga menjabat Menteri Pertahanan Saudi, kini dipandang sebagai tokoh paling berpengaruh di Saudi. Terlebih pendekatannya yang impulsif terhadap urusan dalam negeri dan kawasan telah memicu 'kerusuhan' baik di dalam maupun di luar Saudi.

Akhir tahun lalu, MBS memerintahkan penangkapan ratusan pangeran dan pengusaha Saudi dalam operasi yang disebut 'kampanye antikorupsi'. Total US$ 100 miliar disita dari orang-orang yang ditangkap, sebagai pertukaran atas pembebasan mereka. MBS juga dipandang sebagai arsitek dari operasi militer pimpinan Saudi di Yaman selama tiga tahun terakhir, yang telah menewaskan dan membuat puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal.

Disebut Pangeran Khaled bahwa operasi penangkapan massal itu memicu banyak kebencian di kalangan keluarga Kerajaan Saudi terhadap MBS sendiri. "Keluarga merasakannya sebagai pelecehan," sebutnya.

"Ada banyak kemarahan di dalam keluarga kerajaan," klaim Pangeran Khaled. Kemarahan itu mengarah ke potensi evolusi kekuasaan di Saudi, yang menurut Pangeran Khaled, akan didukung oleh '99 persen anggota keluarga kerajaan, dinas keamanan dan militer akan berdiri di belakang mereka'.

"Saya menerima sejumlah besar email dari kalangan kepolisian dan militer yang mendukung seruan saya," klaimnya lagi.

Seruan Pangeran Khaled ini mencuat di tengah menghilangnya MBS dari publik secara misterius sejak aksi baku tembak dan ledakan di luar Istana Kerajaan Saudi di Riyadh, bulan lalu. Sejumlah sumber mengklaim bahwa insiden 21 April yang disebut otoritas Saudi sebagai penembakan drone kecil, sebenarnya merupakan upaya kudeta oleh keluarga Kerajaan Saudi yang menentang Raja Salman.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat