Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Nasional
20 Tahun Reformasi
Survei Indo Barometer: Soeharto Presiden Paling Berhasil
Minggu, 20 Mei 2018 - 15:14:29 WIB

SULUHRIAU, Jakarta- Lembaga Survei Indo Barometer menggelar survei evaluasi 20 tahun reformasi dan mengukur tingkat keberhasilan pemimpin.

Hasilnya, Soeharto dinilai jadi presiden yang paling berhasil.

Survei digelar di 34 provinsi pada 15-22 April 2018. Sampel dalam survei sebanyak 1.200 responden dengan margin of error +/- 2,83% pada tingkat kepercayaan 95%.

Sebanyak 32,9% masyarakat menilai Soeharto berhasil memimpin Indonesia. Posisi kedua ditempati Sukarno (21,3%), dan ketiga ditempati Joko Widodo (17,8%).

"Kalau yang ditanya siapa pemimpin paling berhasil jawaban tertinggi publik adalah Soeharto, kedua Soekarno, ketiga Jokowi, dan disusul oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari dalam rilis hasil survei di Hotel Harris Suite, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (20/5/2018).

Pertanyaannya bagaimana Pak Harto masih ada dan ikut pemilu. Saya kira-kira bayangannya seperti Mahathir, walaupun perbedaannya Mahathir turunnya elegan dan Pak Soeharto nggak elegan. Tapi tidak elegan itu tidak mempengaruhi persepsi publik saat ditanya siapa Presiden terbaik mayoritas masih menjawab Pak Soeharto lebih baik," imbuhnya.

Mengenai kondisi Indonesia saat orde baru dan reformasi tidak jauh berbeda dalam survei. Ada 36,3% publik yang puas kondisi Indonesia saat reformasi dan 32,6% menilai kondisi saat orde baru lebih baik.

"Sebanyak 36,3 persen publik menilai kondisi Indonesia pada masa reformasi lebih baik dibanding pada masa orde baru dan orde lama. Namun, tidak jauh berbeda dengan publik yang menilai di masa orde baru lebih baik yakni sebanyak 32,6 persen. Sedangkan yang menilai masa reformasi dan masa orde baru sama-sama baik sebanyak 8,6 persen," jelas Qodari.

"Untuk tingkat kepuasan publik terhadap masa reformasi yang telah berjalan 20 tahun ini, publik mayoritas menjawab cukup puas sebanyak 58,5 persen dan yang menjawab kurang puas atau tidak puas sama sekali sebanyak 31,3 persen, yang tidak tahu atau tidak jawab ada 10,2 persen," lanjutnya.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat