Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Pemuda Muhammadiyah Minta Kemenag Anulir Daftar 200 Mubaligh
Minggu, 20 Mei 2018 - 12:00:59 WIB

SULUHRIAU- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menilai keputusan Kementerian Agama (Kemenag) keliru dalam menerbitkan daftar 200 penceramah (mubaligh) yang direkomendasikan.

Ia menyarankan agar Kemenag segera menganulir kebijakan tersebut.

"Saran saya ke Kementerian Agama tidak perlu ragu, tidak perlu juga malu-dengan keputusan yang saya anggap keliru itu, anulir saja keputusan itu, list itu, dan tidak perlu ditambah daftarnya karena tidak baik untuk kehidupan berbangsa dan bernegara kita dan kehidupan keumatan kita," kata Dahnil dilansir  detikcom, Ahad (20/5/2018).

Menurutnya, kebijakan tersebut dapat memunculkan rasa ketidakpercayaan umat kepada pemerintah.

"Saya harap Kemenag perlu ditinjau daftar list ini dan tidak perlu dibuat lagi daftar baru untuk mengakomodasi yang lain. Karena, semakin banyak nama-nama di list itu akan semakin banyak muncul prasangka dan tuduhan kepada mereka yang masuk dalam list itu dan tuduhan kepada pemerintah," ulasnya.

Menurut Dahnil, keputusan itu berpotensi menimbulkan perpecahan antarmubaligh dan juga rasa ketidakpercayaan umat terhadap mubaligh. Hal ini tidak baik untuk umat.

"Kemudian memunculkan sakwasangka, kemudian memunculkan fitnah dan macam-macam dan cenderung mengakibatkan pecah-belah di antara mubaligh itu sendiri dan di antara umat. Di sisi lain muncul kecurigaan dari umat, para mubaligh, kepada negara dan itu tidak elok dan tidak baik untuk kehidupan berbangsa dan negara," paparnya.

Dahnil memahami keputusan tersebut dibuat karena kekhawatiran pemerintah terkait adanya isu ulama atau mubaligh yang kurang Pancasilais. Kalaupun ada kekhawatiran itu, menurutnya pemerintah tidak perlu mengeluarkan daftar penceramah yang direkomendasikan.

"Kalau pun seperti itu, ada baiknya diundang mubaligh-mubaligh itu dialog, jangan monolog dengan membuat hal-hal seperti ini melalui list tersebut," katanya.

Membuka pintu dialog dengan para ulama yang dinilai kurang memiliki nasionalisme, merupakan salah satunya jalan untuk memecahkan masalah. Melalui dialog, para ulama bisa diajak untuk saling mengintegrasikan ilmu keislamanannya dengan kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.

"Dialog akan buka pintu mutual understanding. Kita bersepakat kehidupan kebangsaan Indonesia dirawat melalui lisan-lisan para mubaligh yang terus mengintegrasikan nilai Pancasila atau nilai ke-Indonesia-an dengan nilai keislaman, integrasi itu menghasilkan produk sebagai Pancasila dan tentu itu nilai dasar kehidupan kita dalam berbangsa dan bernegara," terangnya.

Menurutnya, banyak ulama yang tergabung dalam organisasi Islam yang memiliki komitmen dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Namun, jika pemerintah tetap pada kekhawatiran itu, penerbitan daftar penceramah yang direkomendasikan dinilainya bukan solusi yang baik.

"Kalau ada kekhawatiran dari pemerintah silakan diajak dialog berbagai pibak tersebut, jangan mmebuat kebijakan kontraproduktif yang justru berdampak terhadap perpecahan umat itu sendiri dan muncul fitnah sehingga tidak baik untuk kehidupan bernegara kita," tuturnya.

Dahnil sendiri masuk dalam daftar tersebut. Ia pun meminta Kemenag untuk mencabut namanya dari daftar 200 penceramah yang tidak direkomendasikan. "Kalau Kemenag bersikukuh harus tetap ada daftar itu, saya harap nama saya dianulir karena saya menolak dengan banyak hal, karena saya tidak layak sama sekali," katanya.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat