Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
KH Sholeh Qosim Wafat Saat Sujud, Ini Kisahnya
Jumat, 11 Mei 2018 - 10:44:52 WIB
KH Sholeh Qosim masa hidup

SULUHRIAU- Uama kharismatik KH Sholeh Qosim berpulang. Pengasuh Ponpes Al Ismailiyah Bahauddin Ngelom, Sepanjang, Sidoarjo, ini meninggal dalam kondisi sujud saat salat maghrib.

Tak hanya keluarga yang merasa kehilangan, Nahdlatul Ulama (NU) kembali kehilangan salah seorang kiainya.

Kiai sepuh yang lahir pada tahun 1930 silam ini meninggal di usia 90 tahun, Kamis (10/5). Saat itu salah satu anaknya, Bu Nyai Muttholi'ah menunggu abahnya turun dari salat. Namun hingga lama, salat maghrib kiai tidak kunjung selesai. Akhirnya dicek, rupanya masih sujud. Waktu itu Bu Nyai Tholik menganggap bapaknya belum selesai salat.

"Ditunggu hingga lama kok ndak bangun-bangun. Setelah dibangunkan ternyata wajahnya sudah pucat," jelas salah satu guru MTs Bahauddin yang juga menjahitkan kain kafan almarhum Kiai Sholeh seperti dilansir detikcom, Jumat (11/5/2018).

Kiai yang hingga wafatnya masih menjadi pengurus mustasyar PWNU Jatim 2013-2018, ini wafat saat bersujud saat salat maghrib dan tangannya masih memegang tasbih. Padahal siang harinya, Kiai Sholeh masih beraktivitas menghadiri salah satu kegiatan banom NU, di Denanyar, Jombang, yakni kegiatan Jantiko Mantab (Jatman).

Bapak dari 8 anak dengan 28 cucu ini dikenal sebagai sosok ulama pejuang kemerdekaan. Kiai Sholeh pernah lasykar Sabilillah saat memperjuangkan Indonesia tahun 1943. Kiai Sholeh saat itu mengawal ayahnya Kiai Qosim yang juga menjadi tentara Sabilillah.

Masa mudanya sudah berjuang melalui barisan Hizbullah dan Sabilillah. Selama dalam barisan Hizbullah, Kiai Sholeh muda semangat berjuang di barisan para ulama. Mars Subbanul Wathol sangat diingat sebagai mars yang membangkitkan perjuangan santri dan kiai.

Bahkan, seperti yang dikutip dari media NU online, Kiai Sholeh turut berperang pada 10 November 1945 yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan. Sebelumnya, peristiwa itu didahului dengan fatwa yang dikeluarkan para kiai NU, yaitu Rasolusi Jihad NU pada 22 Oktober yang kemudian ditetapkan menjadi Hari Santri.

Sementara itu, Kiai Sholeh juga seringkali diundang pejabat dan petinggi kepolisian dalam berbagai acara. Salah satunya di HUT ke-72 TNI di Cilegon, Banten tahun 2017, Presiden Jokowi mencium tangan Kiai Sholeh dengan penuh hormat.

Sang kiai juga sering menghadiri acara pengajian kubro dan acara-acara lainnya. Rencananya, pagi tadi Kiai Sholeh menghadiri pengajian kubro yang digelar Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) di Mapolda Jatim. Acara tersebut dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan beberapa kiai. Salah satunya Ketua MUI Jatim KH Mutawakkil Alallah, KH Kholil Asad, KH Ali Masyhuri (Gus Ali) Tulangan dan lain-lain.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat