Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Dua Kali Tembakan Bius,
Harimau Bonita di Inhil Resahkan Warga Akhirnya Berhasil Ditangkap
Sabtu, 21 April 2018 - 07:50:00 WIB

SULUHRIAU- Tim gabungan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau akhirnya berhasil menangkap dan mengevakuasi harimau sumatera bernama Bonita, Jumat (20/4/2018).

Upaya penangkapan terhadap harimau Bonita yang telah menewaskan dua orang pekerja di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, ini dilakukan selama sekitar empat bulan oleh tim gabungan.

Kepala BBKSDA Riau Suharyono, membenarkan penangkapan harimau Bonita.
"Alhamdulillah, akhirnya Bonita kami tangkap dalam kondisi selamat," ucap Suharyono.

Dia mengatakan, penangkapan itu dilakukan bersama dengan petugas Polres Inhil, Koramil 06/Kateman Kodim 0314/Inhil, Yayasan Asari, WWF, PT THIP, dan PT Arara Abadi.

Setelah dilakukan penangkapan dan dimasukkan ke dalam box trap, kata Suharyono, Bonita langsung dibawa ke Tembilahan untuk dilakukan penyelamatan.

"Malam ini juga Bonita akan kami bawa ke pusat rehabilitasi harimau sumatera di Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), untuk dilakukan observasi. Kami juga sudah koordinasi dengan Dirjen KSDAE terkait keberhasilan ini," jelas Suharyono.

Berawal dari patroli

Sementara itu, Kapolres Inhil AKBP Christian Roni Putra mengatakan, Bonita ditangkap sekitar 06.00 WIB di perkebunan kelapa sawit PT THIP Desa Tanjung Simpang. "Tertangkapnya (Bonita) di blok 76-77 areal perkebunan sawit," ujar Christian.

Dikatakan, awalnya tim gabungan melakukan patroli di kawasan perlintasan Bonita. Pagi itu, tim langsung berjumpa dengan Bonita di Blok 66.

Dari jarak terukur dan maksimal, salah satu tim medis, drh Andita Septiandini, langsung melakukan penembakan bius. "Tembakan tim medis tepat sasaran, tapi Bonita belum terbius dan masuk ke perkebunan," kata Christian.

Namun, petugas terus memantau pergerakan Bonita dengan jarak sekitar satu kilometer.
Selanjutnya, tim perlahan mendekati dengan kesiapsiagaan. Lantaran Bonita masih bertenaga, tim medis kembali melakukan satu tembakan bius.

"Setelah dua kali tembakan, akhirnya Bonita pingsan dan langsung dimasukkan ke dalam box trap yang sebelumnya sudah disiapkan," tutur Christian.

Seperti diketahui, korban pertama harimau Bonita, Jumiati, diterkam pada 3 Januari 2018. Lebih kurang dua bulan setelah itu, Bonita kembali menerkam Yusri Effendi pada 10 Maret 2018.

Harimau Bonita yang Meresahkan Warga Akhirnya Berhasil Dilumpuhkan


Sejak kejadian itu, warga setempat panik dan ketakutan saat beraktivitas di luar rumah, apalagi di kebun sawit.

Sebab, setelah menerkam manusia, Bonita langsung berubah tingkah laku. Bahkan, Bonita sering muncul di permukiman warga dan areal perkebunan sawit.

Saat itu, BBKSDA Riau melakukan penangkapan dengan cara pemasangan perangkap atau box trap. Namun, upaya tersebut tak berhasil.

Meski demikian, tim gabungan tetap bertahan di Posko Kebun Eboni untuk memantau pergerakan Bonita hingga akhirnya berhasil ditangkap dan dievakuasi petugas. [trb,kpc,jan]




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat