Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Metropolis
Hearing DPRD Pekanbaru dengan Guru: Kita Carikan Solusi Persoalan Guru
Senin, 16 April 2018 - 20:46:00 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Puluhan guru, penilik,  pengawas tingkat TK, SD dan SMP se-Pekanbaru mendatangi Komisi III DPRD Kota Pekanbaru untuk meminta bantuan terhadap nasib para guru.

Mereka menilai selama ini dirugikan dengan kebijakan Pemko Pekanbaru terkait ada perbedaan antara uang transportasi tenaga pengajar dengan pegawai lainnya.

Peraturan Walikota Pekanbaru 285 tahun 2018, terjadi revisi terhadap uang transportasi bagi para pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Dampaknya, uang transportasi untuk guru, penilik dan pengawas berkurang dari Rp 1,4 juta menjadi Rp 850 ribu. Sedangkan uang transportasi  bagi pegawai lainnya seperti petugas medis dan petugas TU mengalami kenaikan dari Rp 1,4 juta menjadi Rp2,3-Rp2,8 juta per bulan.

"Kami minta diperlakukan sama dengan pegawai lainnya, apakah kami harus dizalimi terus, Pak Kadislah yang harus membantu kami," ujar salah seoarang guru dalam hearing yang dipimpin oleh Ketua Komisi III - Zulfan Hafis dan juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Pekanbaru - Jhon Romi Sinaga dan Kadisdik Pekanbaru - Abdul Jamal, Senin (16/4/2018).

   
Selain soal transportasi, ada beberpa hal perlu diminta solusinya yakni, kejelasan pembayaran uang insentif guru agama, dan penghapusan mata pelajaran Bahasa Inggris dari Program K-13 saat ini sedang menjadi dilema para guru se Kota Pekanbaru.


Melalui kesempatan ini, Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Abdul Jamal mengatakan, permasalahan yang disampaikan ini sebetulnya bukan masalah besar. Namun hanya miss komunikasi saja.

Pada intinya, pihaknya akan berusaha mencari solusi dari setiap permasalahan yang dikeluhkan guru dengan bantuan dari anggota DPRD Pekanbaru.

"Ini sudah berkali-kali saya sampaikan, mohon bersabar, uang transportasi Kadis juga baru 1 bulan yang dicairkan. Kemudian terkait masalah nasib guru Bahasa Inggris SD, program K-13 masih belum 100 persen dilaksanakan. Jadi para guru tidak perlu cemas, karena jika nanti K-13 diterapkan 100 persen maka mereka akan diganti sebagai guru muatan lokal dan guru ekstrakurikuler. Kita untuk program  K-13 di Pekanbaru ini baru berjalan 75 persen, mereka yang harus diselamatkan pada tahun 2019 nanti," ujar Kadisdik.

Sedangkan untuk masalah uang insentif, menurut Jamal lagi, bagi guru Agama dan MDTA yang merupakan kewenangan Kementerian Agama (Kemenag), Disdik Pekanbaru telah mengucurkan dana sebesar Rp 1,1 miliar setiap bulan yang diterima sekitar 3.600 orang guru.

"Semoga ini bisa naik, tergantung rekomendasi dari TPAD Pekanbaru. Harapan saya, kawan-kawan guru ini jangan mudah tersulut emosi dan terbawa perasaan. Tolong pikirkan juga nasib 308 guru bantu kita, yang hingga kini belum gajian," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Zulfan Hafis mengatakan, untuk menyelesaikan permasalahan ini maka pihaknya akan menggelar hearing lanjutan bersama Sekdako, BPKAD dan Kadisdik Pekanbaru yang akan mengundang 10 orang perwakilan guru. Pihaknya berharap, permasalahan ini bisa segera diselesaikan sehingga guru bisa fokus menjalankan tugasnya di sekolah.

"Penjelasan yang disampaikan Kadisdik cukup jelas, namun ketidakhadiran Sekko dan BPKAD membuat permasalahan ini tidak bisa diputuskan pada pertemuan kali ini.

Sementara itu, Jhon Romi Sinaga juga menanggapi soal penurunan uang transportasi guru yang dinilai hal yang wajar, dan juga karena disesuaikan dengan kemampuan keuangan, bahkan menurut Romi jika kondisi keuangan Pekanbaru membaik tidak menutup kemungkinan uang transportasi guru bisa kembali normal seperti biasa bahkan naik.

"Bisa aja kalau APBD kita banyak, bisa saja uang transportasi guru ini naik bahkan Rp 5 juta, kalau soal penghapusan mata pelajaran bahasa inggris inikan kebijakan kementerian, namun tentunya kita akan carikan solusi terbaik seperti apa, kita akan undang lagi perwakilan guru dan kita akan jadwalkan berangkat ke kementerian untuk mengakomodir persoalan guru ini, "tutupnya. [prt]




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat