67 Peserta Ikuti Pelatihan Mubllighat Baitul Arqam Aisyiyah
Jumat, 13 April 2018 - 18:12:05 WIB
SULUHRIAU, Meranti- Sebanyak 67 Peserta Ikuti Pelatihan Mublligh/ghat Baitul Arqam Aisyiyah.
Pelatihan dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim dipusatkan di Panti Asuhan Aisyiyah Cabang Selatpanjang, Jalan Masjid Taqwa, Jumat (13/4/2018).
Peserta muballigh ini berasal dari Selatjang dan Kecamatan lainnya, para peserta ini digembleng menjadi selama 3 hari ke depan.
Pembukaan pelatihan Mubalighat dan Baitul Arqom ditandai dengan pengalungan tanda dan pemasangan pin tanda peserta oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti yang juga seorang Muhammadiyah mengucapkan apresiasi kepada panitia yang telah mensukseskan terselenggaranya acara itu, ia berharap pelatihan dalam rangka menguatkan peran Aisyiyah dalam mengembangkan dakwah dengan mencetak pendakwah perempuan yang profesional dapat diwujudkan.
Dan yang tak kalah penting menurut Wakil Bupati Meranti, melalui kegiatan itu dapat dapat mencetak para pendakwah wanita yang mampu memberikan percerahan ditengah masyarakat untuk melaksanakan Islam murni sesuai syariat yang dicontohkan oleh Rasulullah.
Seperti ditegaskan panitia penyelenggara, kegiatan ini pada dasarnya untuk menggemleng perserta agar mampu menggerakan dan mengembangkan pengajian Aisyiah yang berbasis dakwah disetiap cabang dan ranting, selain itu juga menghasilkan kader terampil dan kompeten dibidang dakwah yang mampu memmberikan pencerahan kepada masyarakat.
Hal senada juga diutarakan oleh, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Meranti Dra Suryati, sebagai mata rantai pergerakan Islam di Provinsi Riau khususnya Kepulauan Meranti, organisasi yang dipimpinya merasa terpanggil untuk berpartisipasi aktif mengembangkan dakwah dalam rangka mencibtakan pendahwah perempuan yang profesional. Sekaligus mensukseskan cita-cita Aisyiyah dalam mencetak seribu Mubalighat.
"untuk itu kami terus berupaya keras untuk melaksanakan acara ini meski dalam keterbatasan. Semoga nantinya Mubalighat yang lulus dapat menyalurkan ilmu yang didapat ditengah masyarakat,"ujarnya.
"Semoga pergerakan perempuan yang didasari amar Maqruf Nahi Mungkar dalam mewujudkan cita cita Aisyyah mencetak seribu Mubalghat dapat diwujudkan," ucapnya lagi.
Pimpinan Daerah Muhamaddiyah Kepulauan Meranti Susito, menegaskan pergerakan Muhammadiyah dimana Aisyiyah merupakan sayapnya tak terlepas dari penegakan amal makruf nahi mungkar. Melalui pelatihan Mubalighat yang mampu mencetak para pendakwah wanita profesional itu diharapkan semakin mengencarkan penegakan amal makruf nahi mungkar ditengah masyarakat. [raf]
Komentar Anda :