Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Jelang Pileg 2019
Pilih Mahfud, Jokowi Bisa Ikuti Jejak SBY
Minggu, 08 April 2018 - 17:06:59 WIB

SULUHRIAU- Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD yang bukan anggota partai politik dapat menjadi jalan tengah bagi Joko Widodo (Jokowi) dalam memilih calon wakil presiden (cawapres).

Dengan memilih cawapres yang bukan berlatar belakang partai politik, Jokowi bisa mengiktu jejak Susilo Bambang Yudhoyono pada Pemilhan Presiden (Pilpres) 2019.

“Mahfud MD bisa menjadi jalan tengah,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari, Ahad (8/4).

Mahfud memang pernah bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun, dia tidak lagi terikat dengan partai.

Opsi menggandeng Mahfud yang tidak lagi terikat dengan parpol pernah dilakukan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika memilih Boediono pada Pilpres 2009. Kala itu, SBY mendapatkan banyak dukungan dari partai politik.

Qodari mengatakan SBY saat itu akhirnya memilih cawapres yang tidak berlatar belakang partai politik, yakni Boediono. “Hal itu agar tidak terjadi komplikasi di dalam partai-partai pengusungnya,” kata Qodari.

Saat itu, Qodari mengatakan, SBY memerlukan tokoh dengan latar belakang yang kuat di bidang ekonomi. Di samping, saat itu tidak ada isu dikotomi santri dan non-santri seperti sekarang.

Kondisi tersebut mirip dengan yang dialami oleh Jokowi sekarang ini. Dia berpendapat sekarang ini Jokowi sedang menghadapi dilema karena banyaknya partai yang mengusung.

Dia menerangkan jika Jokowi mengambil wakil dari satu partai tertentu maka berpotensi menimbulkan penolakan. Yang lebih buruk, dia mengatakan, penolakan itu dapat menimbulkan risiko bubarnya koalisi.

Qodari mengatakan sosok Mahfud MD yang bukan berasal dari partai politik juga membuatnya lebih bisa diterima di kalangan partai politik pengusung dan pendukung Jokowi. Ia berpendapat pencalonannya tidak akan menimbulkan rasa cemburu karena tokoh atau pemimpinnya tidak terpilih sebagai wakil dari partai.

Qodari juga menilai, parpol pendukung Jokowi seperti PKB dan PPP kemungkinan bisa mendukung pencalonan Mahfud sebagai cawapres Jokowi. Hal itu karena mereka merasa Mahfud MD adalah representasi dari NU.

"Itu yang membuat kenapa Mahfud MD bisa menjadi jalan tengah. Karena Cak Imin mungkin PPP nya tidak mau, sebaliknya jika menggandeng PPP, bisa jadi PKB tidak mau. Itu komplikasi politik yang bisa timbul pada 2019," lanjutnya.

Bahkan, sebelum PSI, Qodari mengatakan PPP sudah lebih dulu menyebut Mahfud MD. Menurutnya, PPP kemungkinan akan menyambut dan mendukung Mahfud MD.

Sementara PDIP, ia menilai partai dengan simbol banteng itu seharusnya bisa mendukung pencalonan Mahfud MD sebagai cawapres dari Jokowi. Hal itu karena Mahfud MD bukan figur yang bermusuhan dengan PDIP.

Dengan latar belakang yang ia miliki, Qodari menilai Mahfud MD seharusnya bisa diterima oleh PDIP. Kendati demikian, siapapun yang akan menjadi wakil Jokowi, dia mengatakan, perlu pembicaraan di antara partai-partai koalisi.

Nama Mahfud masuk dalam bursa cawapres Jokowi. Namanya semakin santer disebut tepat mendampingi Jokowi setelah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendorong Mahfud untuk ikut berkontestasi.

Pada Kamis (5/4), Dewan Pengurus Pusat (DPP) PSI mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD di kantornya di Jakarta. "PSI hanya sebatas aspirasi politik dan proses seleksi politik juga, walaupun seleksi terbatas karena belum bisa mencalonkan,” kata Qodari.

Sumber: Republika.co.id | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat