Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Wujudkan Kedaulatan Pangan,
Bupati Meranti Terpilih Sebagai Ketua Fokus Kapassindo
Jumat, 06 April 2018 - 14:42:51 WIB

SULUHRIAU, Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti Irwan M.Si terpilih sebagai Ketua Sementara Forum Komunikasi Kabupaten Penghasil Sagu Indonesia (Fokus Kapassindo).

Ia terpilih setelah dirinya menginisiatori terbentuknya forum tersebut saat menjadi Moderator dan memimpin Focus Grup Grup Discusion (FGD) Kabupaten penghasil Sagu di Indoensia, yang ditaja oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia, di Sekretariat APKASI, Gedung Sahid Sudirman Center, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Kegiatan itu turut dihadiri oleh Pakar Otonomi Daerah Prof. Dr. Riyaas Rasyid yang juga Penasehat Khusus APKASI, Akademisi Peduli Sagu Prof. Bintoro yang juga penggagas Masyarakat Sagu Indonesia, Bupati Luwu Utara Hj. Indah Putri Indriani,S.IP,M,Si, Bupati Jaya Pura Mathias Awoitauw, SE, M,Si, Sekda Indragiri Hilir H.Said Syarifuddin, Kadis Ketahanan Pangan Prov Riau Darmansyah.

Sebagai Sekretaris Fokus Kapassindo dijabat Bupati Luwu Utara Hj. Indah Putri Indriani.
Ketua sementara Irwan M.Si, pembentukan forum ini adalah wujud nyata kepedulian dari APKASI dalam mendukung kedaulatan pangan Nasional, melalui pengembangan sumber pangan alternatif yakni Sagu.

"Semoga dengan adannya Fokus Kapassindo ini dapat mendorong memajukan persaguan Nasional sebagai pendukung dan penyangga sumber pangan dan energi alternatif yang mampu memperkuat kedaulatan pangan dan energi nasional," jelasnya.

Adapun Fokus Apkasi juga di inistori oleh 11 Kabupaten penghasil sagu di Indonesia yang tergabung dalam Fokus Kapassindo. adalah Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Lingga, Kabupaten Bupati Luwu Utara, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Jayapura , Kabupaten Nabire , Kabupaten Mimika, serta Kabupaten Serdang Bedagai.

Tugas pokok dari Fokus Kapassindo adalah bekerjasama dengan berbagai pihak dalam melakukan kegiatan penelitian, pengkajian, penerapan, Penguatan, pendampingan ,pengembangan dan promosi dalam upaya pengelolaan sagu yang berkelanjutan, sekaligus membangun dan menumbuh Kembangkan Kelembagaan sagu rakyat yang mandiri dan produktif, serta mensenerjikan dengan perusahaan sagu nasional agar persaguan Nasional mempunyai keunggulan dan daya saing di tingkat Internasional.

"Kita ingin bahan pangan alternatif Sagu ini lebih berkembang lagi, dan melalui FOKUS KAPASSINDO akan dilakukan berbagai kegiatan penelitian, pengkajian, pengolahan hingga promosi Sagu ditingkat Nasional dan Internasional sehingga memiliki keunggulan dan daya saing ditingkat Internasional," ujar Bupati Meranti.

Pernyataan Wakil Ketua APKASI Drs. H. Irwan M.Si itu bukan tidak mungkin, karena dari penjelasan pihak PT. Nasional Sagu Prima yang telah melakukan budidaya sagu di Kabupaten Kepulauan Meranti. Bahwa sagu yang mereka kelola telah diolah menjadi tepung berkualitas premium dan telah di ekspor ke Jepang. Itu menandakan bahwa sagu dapat di terima masyarakat Internasional, hanya saja masih perlu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Indonesia.

Sejauh ini menurut Irwan, Sagu belum termasuk sebagai Komoditas Perkebunan Strategis Nasional, kedepan dengan terbentuknya FOKUS KAPASSINDO dapat mendorong Sagu masuk kedalam program prioritas strategi Nasional, sebagai  alternatif pangan dan energi. Untuk memperkuat gebrakan organisasi itu, dalam waktu dekat FOKUS KAPASSINDO akan mengundnag 70 Kabupaten penghasil Sagu seluruh Indonesia untuk membicarakan langkah langkah yang akan ditempuh, sekaligus pembentukan pengurus defenitif FOKUS-KAPASSINDO.

Terkait Sagu yang akan didorong oleh FOKUS KAPASINDO menjadi sumber pangan alternatif  yang masuk program prioritas strategis Nasional, mendapat dukungan dari Akademisi dari UGM yang selalu konsen dengan Sagu, Prof. Bintoro, berdasarkan hasil uji coba dan penelitiannya, Sagu sebagai sumber Karbohidrat dan lainnya, sangat layak menjadi pangan alternatif pengganti beras. Bukan itu saja selain dapat menjadi pangan pokok alternatif, Sagu juga dapat diolah menjadi berbagai turunan yang mampu meningkatkan ekonomi masyatakat seperti gula cair dan berbentuk tepung, juga sebagai bahan bakar dan banyak lagi yang lainnya, maka dari pada itu, Bintoro menilai Sagu harus menjadi prioritas Pemerintah Indonesia.

Hal senada juga disampaikan mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara zaman Presiden Gusdur, Prof Riyaas Rasyid yang saat ini menjadi khusus APKASI, menurutnya Sagu adalah potensi yang tersembunyi yang diberikan tuhan yang maha esa, yang harus diangkat Kembali kepermukaan sebagai kekuatan pangan di Indonesia, dan terbentuknya FOKUS KAPASSINDO, dinilai dapat mendorong suksesnya hal tersebut.

"Saya sangat mendukung terbentuk forum ini agar sagu juga di jadikan prioritas Nasional seperti halnya beras, jangung dan kedelai," ujarnya. [raf]



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat