Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Pagi Ini, Mentawai Tujuh Kali Diguncang Gempa
Kamis, 05 April 2018 - 09:52:08 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU- Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat diguncang gempa sebanyak tujuh kali sejak Kamis dini hari hingga pukul 06.46 WIB. Rata-rata kekuatan gempa mencapai 4 skala Richter.

"Dari ketujuh gempa itu, tiga di antaranya berkekuatan di atas empat skala richter (SR)," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang, Rahmat Triyono, Kamis (5/4/2018).

Ia menjelaskan, gempa bumi ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi lempeng di Samudra Hindia sebelah barat Kepulauan Mentawai. Jalur subduksi lempeng tektonik India-Australia dan Eurasia di Indonesia itu memanjang dari pantai Barat Sumatra sampai ke Selatan Nusa Tenggara.

Pada sistem subduksi Sumatra, dicirikan dengan menghasilkan rangkaian busur pulau depan yang non vulkanik yakni Pulau Simeulue, Nias, Banyak, Batu, Siberut hingga Pulau Enggano. "Lempeng India-Australia menghujam ke bawah lempeng Benua Eurasia dengan kecepatan lebih kurang 50-60 milimeter per tahun," ujarnya.


Berdasarkan hasil peta guncangan menunjukkan gempa bumi kali ini dirasakan di pulau Siberut dan pulau Pagai. Catatan data sejarah kegempaan yang berdekatan dengan lokasi tersebut adalah gempa pada tanggal 25 Februari 2008 dengan kekuatan 7.0 SR, dan dirasakan di Mentawai dan Painan dan mengakibatkan beberapa rumah mengalami kerusakan.

Ia menyebutkan gempa pertama pada Kamis dini hari itu berkekuatan 4,3 SR terjadi pukul 00.16 WIB di 101 kilometer Tenggara Kepulauan Mentawai dengan kedalaman 27 kilometer. Selanjutnya yang kedua berkekuatan 4.5 SR pukul 01.37 WIB di 101 kilometer Tenggara Kepulauan Mentawai kedalaman 33 kilometer.

Gempa ketiga 3,3 SR 01:48 WIB di 106 kilometer Tenggara Kepulauan Mentawai, dan yang keempat gempa 3,6 SR pada 05.13 WIB 110 kilometer Tenggara Kepulauan Mentawai kedalaman 53 kilometer. Kemudian yang ke lima berkekuatan tiga SR, pukul 06.19 WIB di 102 kilometer Tenggara Kepulauan Mentawai kedalaman delapan kilometer, keenam 2,8 SR dan yang ke tujuh 4,8 SR pukul 06.46 WIB berjarak 105 kilometer Tenggara Kepulauan Mentawai kedalaman 42 kilometer.    

"Masyarakat Mentawai diimbau tidak panik karena gempa tersebut tidak berpotensi tsunami," tambahnya.

Selain itu selama 2017, BMKG mencatat 409 gempa bumi tektonik mengguncang Sumbar meningkat dibanding 2016 sebanyak 195 kejadian.

Sebelumnya Pakar Gempa dari Universitas Andalas (Unand) Dr Badrul Mustafa mengatakan Sumbar secara umum belum termasuk kepada daerah yang sadar gempa karena di beberapa kabupaten/kotanya masih terdapat bangunan tidak tahan bencana itu.

"Saya ingin pemerintah setempat dapat mendorong daerah-daerah yang rawan bencana gempa dan tsunami dapat meningkatkan kesiapsiagaannya baik itu fisik dan non fisik dalam menghadapi bencana itu," jelasnya.

Sumber: Antara



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat