Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Hukrim
Sempat Lari ke Pekanbaru, Pembunuh Wanita Malam di Batam Menyerahkan Diri
Sabtu, 31 Maret 2018 - 14:25:09 WIB

SULUHRIAU- Pelaku kasus pembunuhan dengan korban bernama Abellia Delta Wahyuni alias Meli, menyerahkan diri ke Polres Kepahang, dengan diantar oleh orangtuanya.

Juni Aryadi, membunuh pacarnya, Abellia Delta Wahyuni alias Meli di Kampung Teluk Bakau, RT 03 RW 09, Batu Besar, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau pada Senin (26/3/2018).

Jajaran Polres Kepahiang yang menerima Juni langsung berkoordinasi dengan jajaran Polsek Nongsa yang sudah berada di Jambi sejak beberapa hari lalu.

"Anggota melakukan pengejaran ke Jambi sejak Kamis lalu. Ternyata, pelaku sudah bergerak ke Kepahiang dan kemarin setelah salat Jumat. Pelaku menyerahkan diri diantar oleh ibunya," kata Kapolsek Nongsa, Kompol Albert Perwira Sihite, Sabtu (31/3/2018).

Albert menjelaskan, usai membunuh Meli, tersangka berangkat ke Pekanbaru menggunakan pesawat melalui Bandara Hang Nadim. Tiba di Pekanbaru, ia langsung bergerak ke Kepahiang. "Lalu, dia ke Jambi, ke tempat neneknya. Hingga akhirnya dia kembali ke Kepahiang dan menyerahkan diri," katanya lagi.

Setelah proses administrasi dan berita acara penyerahan tersangka selesai, Juni langsung digiring ke Batam melalui Bandara Hang Nadim. Dengan kondisi tangan diborgol dan dikawal beberapa orang buser dari Polsek Nongsa, Juni tiba di Bandara Hang Nadim sekitar pukul 08.00 WIB.

Juni yang tampak menggunakan baju kaus warna hitam dan celana pendek dikawal ketat dan mendapat perhatian dari para penumpang di Bandara Hang Nadim. Ia langsung digiring ke Mapolsek Nongsa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Mayat Meli ditemukan bersimbah darah di kamar kosnya oleh Hariyanti, pemilik kos-kosan. Kecurigaan Hariyanti bermula ketika dirinya mendapat pesan singkat SMS dari Juni Aryadi yang merupakan kekasih korban. Dalam pesan singkat tersebut, kekasih Meli menuliskan "Aku mau ngomong tapi takut, tapi semua sudah terjadi."

Bingung dengan maksud SMS tersebut, Hariyanti dan anaknya, Farel yang masih berusia 10 tahun langsung mendatangi kamar kos Meli. Hariyanti kaget karena menemukan Meli dalam keadaan tak bernyawa dan bersimbah darah dengan posisi telungkup di kasur ditutupi selimut. Melihat keadaan korban yang tidak wajar, Hariyanti langsung memanggil Haris, sang suami.

Mendengar penjelasan Hariyanti, Haris langsung menuju ke kamar korban dan mencoba memanggil korban berulang kali. Namun tak ada jawaban dari korban. Selanjutnya, Haris memanggil beberapa warga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nongsa. [okz,jan]






 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat