Terkait Uang Rp2 M Diduga Dibawa Kabur Oknum ASN
Plt Kadishub: Sudah Clear, Pembukuan Bersih
Sabtu, 24 Maret 2018 - 13:02:50 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Informasi yang sempat heboh adanya dugaan uang kas Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru dibawa kabur oleh oknum aparatur sipil negara (ASN) di dinas itu, kini pudar.
Ternyata, di pihak Dishub sendiri pasca nonjobnya Kadis sebelumnya (Arifin-red), riuh atas isu soal ini tidak di dengar lagi. "Mana ada uang hilang Rp2 miliar, tidak ada," ujar seorang pejabat di Dishub Pekanbaru akhir pekan kemarin.
Bahkan salah seorang ASN ditanya juga mengaku tidak menghiraukan masalah itu. "Saya tak tahu," kata seorang pegawai singkat.
lalu, Suluhriau.com mengkonfirmasikan ke Plt Kadishub Pekanbaru, Kendi Harahap.
Menurut Kendi, setahunya hasil laporan pemeriksaan Inpekstorat Pekanbaru yang sudah dilakukan secara khusus sejak berita itu muncul, hingga Desember 2017 kemarin tidak ada ditemukan uang hilang Rp2 miliar yang disebut-sebut dilarikan oleh oknum ASN Dishub. "Saya kan baru di sini, itu informasi yang saya dapat, dari hasil pemeriksaan Inspektorat Pekanbaru sudah clear (tak ada temuan), sudah selesai laporannya bagus," kata Kendi yang juga pernah menjabat di Inpektorat Pekanbaru itu.
Ia manambahkan, kabar yang ia dapat, dana dimaksud dana untuk kegiatan, namun saat itu tidak dilaksanakan. "Jadi itu saja yang saya tahu, namun demikian tentu juga kita tunggu hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang sedang berjalan saat ini," pungkasnya.
Seperti diberitakan sbelumnya, ASN Dishub Pekanbaru diduga melarikan uang kas sebesar Rp2 miliar lebih.
Sebelumnya pihak terkait tidak membantah dugaan ini, dan bahkan pihak Inspektorat seperti dikatakan Kapela Inpektorat
Azmi melakukan pemeriksaan. Azmipun pernah menyebut oknum ASN Dishub Pekanbaru itu disinyalir bukan hanya melarikan uang kas, tapi juga membawa kabur dokumen Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) Keuangan.
"Itu yang membuat kami agak lambat dalam memproses laporan ini. Bukan hanya anggaran, tapi arsip yang ada juga dibawa DH pergi. Nah ini yang berefek menjadi lama proses dari kami," kata Azmi, Selasa (17/10/2017).
Bahkan, Sekko Pekanbaru HM Noer pun saat informasi muncul memberikan reaksi, dengan meminta agar Kadishub (watu itu dijabat Arifin-red) bertanggungjawab atas masalah ini.
Kadishub sebelumnya Arifin, sejak beberapa waktu lalu, nonjob. [yas]
Komentar Anda :