Ini Analisis KLHK Soal Harimau Bonita Serang Warga
Minggu, 18 Maret 2018 - 13:43:20 WIB
SULUHRIAU- Sudah lebih dari dua bulan harimau yang diberi nama Bonita belum berhasil ditangkap. Harimau itu sudah menerkam 2 warga hingga tewas.
"Penyebabnya kenapa karena habitat satwa itu sudah terganggu, ada perubahan di tempat hidupnya," kata Karo Humas Kementerian Lingkungan Hutan dan Kehutanan (KLHK) Jati Witjaksana usai acara di Taman Menteng, Jl HOS Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Ahad (18/3/2018).
Jati mencontohkan jika sebelumnya harimau memakan hewan kecil di hutan, maka sekarang mangsanya sudah tak ada. Harimau pun mencari mangsa hingga ke luar hutan sesuai wilayah jelajahnya.
Sementara itu lahan hutan yang telah menjadi kebun kini menjadi tempat warga beraktivitas. Kontak antara manusia dengan harimau pun bisa terjadi.
"Memang mungkin dulu itu habitat harimau. Seperti jelajah gajah, jelajahnya bisa 40 km," imbuh Jati.
Soal daerah jelajah satwa ini, Sekjen KLHK Mahfudz juga sependapat. KLHK akan menambah petugas untuk mengamankan satwa.
"Daerah jelajah inilah yang disebut koridor satwa ini, ke depan yang akan kita dorong untuk pengamanan satwa, bisa untuk kawasan potensial yang akan kita dorong untuk kawasan jelajah satwa," tutur Mahfudz.
Sumber: detik.com | Editor: Jandri
Komentar Anda :