Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Ini Kronologi Harimau Bonita Terkam Yusri di Inhil Hingga Tewas
Minggu, 11 Maret 2018 - 13:08:55 WIB
Bonita terlihat melompat untuk melintasi jalan poros di tengah perkebunan sawit. (dok. BBKSDA Riau/dtc)

SULUHRIAU- Pekanbaru - Harimau Bonita sudah dibuntuti tim gabungan di Kecamatan Pelangiran Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Bonita rencana akan ditembak bius, tapi batal karena jarak tak memungkinkan. Akhirnya satwa liar ini menyerang buruh bangunan, Yusri, hingga tewas.

Demikian disampaikan Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono dalam keterangan tertulisnya, Ahad (11/3/2018).

Pihaknya mendapat kabar ada harimau di pemukiman penduduk pada Sabtu (10/3/2018) sore.

Harimau yang diberi nama Bonita yang sudah dua bulan belum tertangkap pascamemangsa Jumiati di perkebunan sawit PT Tabung Haji Indo Plantations (THIP). Berikut kronologi yang disampaikan Suharyono:

Pukul 16.00 WIB

Tim mendapat telepon dari warga adanya harimau di Kampung Danau.

Pukul 17.00 WIB

Tim BKSDA tiba di lokasi di Kampung Danau. Tim langsung menuju tempat kejadian di belakang rumah warga. Biuspun sudah disiapkan untuk menembak harimau tersebut.

"Namun jarak tembak tidak memungkinkan, maka tidak terjadi penembakan bius," kata Suharyono.

Sore itu, harimau yang diduga Bonita itu dari perkampungan masuk ke kembali ke kebun sawit PT THIP. Harimau kembali bergerak 100 meter dan berhenti di dekat bangunan walet.

"Tim saat itu bergerak ke samping rumah warga. Saat harimau berhenti mendekati bangunan sareng walet, ada empat pekerja di lokasi saat itu," ujarnya.

Pukul 18.25 WIB


Ketika dipantau dari rumah warga, hitungan sekitar 5 menit harimau kembali bergerak mendekat ke bangunan walet yang jaraknya sekitar 50 meter.

"Harimau berhenti di bangunan barung walet itu pukul 18.25 WIB. Tapi harimau itu kembali bergerak menuju ke rumah bidan desa tadi," kata Haryono.

BACA JUGA : Lagi, Warga di Inhil Tewas Diserang Harimau Liar

Melihat pergerakan harimau, tim pun kembali mundur mendekat ke rumah. Saat harimau meninggalkan bangunan walet, warga setempat memberitahukan kepada buruh bangunan agar pulang ke arah sungai. Ini diberi petunjuk agar posisinya menjauh dari harimau tersebut.

"Tanpa sepengetahuan tim dan warga sekitar, rupanya buruh bangunan ini meninggalkan lokasi justru berjalan ke arah harimau," kata Haryono.

Melihat buruh bangunan itu menuju ke satwa buas itu, harimau pun langsung menyerang. Posisi tim dan warga saat itu berjarak sekitar 200 meter dari lokasi konflik.

"Tim mendengar ada teriakan, tim mencoba mendekat di kegelapan. Warga langsung mencoba membantu. Saat itu warga dan tim baru tahu kalau ada empat pekerja," ucapnya.

Saat ditemukan warga dan tim, hanya terlihat 3 pekerja saja. Satu pekerja lagi terpisah dari rekannya yaitu Yusri Effendi. Tak lama, korban ditemukan di semak rawa-rawa dalam keadaan tak sadarkan diri.

"Setelah diperiksa, lehernya bekas gigitan harimau. Korban tewas," tuturnya.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat