Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Lagi, Warga di Inhil Tewas Diserang Harimau Liar
Minggu, 11 Maret 2018 - 11:20:45 WIB

SULUHRIAU- Inhil- Harimau liar kembali menyerang warga di Desa Simpang Kanan, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Korban yang diserang harimau ini juga tewas dengan luka gigit di leher.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (10/3/2018) sekitar pukul 20.00 WIB. Lokasi kejadian persisnya dusun Sinar Danau Desa Tanjung Simpang, Kec Pelangiran.

"Lokasi konflik ini jaraknya sekitar 20 km dari lokasi konflik pertama, (harimau memangsa Jumiati)" kata Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony SIK melalui Kapolsek Pelangiran Iptu Muhammad Rafi Ahad, (11/3/2018).

M Rafi menjelaskan, korban keganasan kali ini seorang buruh bangunan bernama Yusri (34) warga Desa Pulau Muda Kec Teluk Meranti Kab Pelalawan,Riau.

Masih menurut M Rafi, sore sekitar pukul 17.00 WIB korban bersama rekannya Rusli (41), Indra (26) dan Syahran (26) tengah mengerjakan bangunan untuk sarang burung walet. Mereka ini semuanya berasal dari Kab Pelalawan.

"TKP ini cukup jauh, sekitar 20 kilometer, dari kejadian sebelumnya, sudah dekat perbatasan antara Kabupaten Indragiri Hilir dengan Kabupaten Pelalawan", kata Rafi.

Sore itu mereka melihat seekor harimau berada di bawah bangunan yang sedang mereka kerjakan. Melihat ada harimau di bawah, mereka memilih untuk bertahan di atas bangunan. Hingga dua jam berlalu, mereka tetap berdiam diri di atas bangunan sampai hari gelap.

"Setelah tidak terlihat lagi harimau itu, korban dan rekannya bergegas turun. Namun baru melangkah sekitar 250 meter, tiba-tiba, raja hutan itu, kembali menampakan diri dari arah depan. Kehadiran binatang buas tersebut, langsung menyebabkan kepanikan dan mereka berlari menyelamatkan diri," kata Rafi.

Dijelaskan, malam itu sesama buruh bangunan ini saling memanggil rekannya. Namun saat nama Yusri dipanggil tidak ada sahutan.

Lalu para pekerja ini mencoba menghubungi warga Dusun Sinar Danau untuk meminta bantuan warga sekitar. Tak lama kemudian malam itu warga ramai mendatangi lokasi. Warga datang menggunakan perahu kecil.

Pencarian terhadap Yusri, segera dilakukan. Tak lama malam itu korban berhasil ditemukan, di atas tanaman kumpai (sejenis rumput yang terdapat di atas air).

"Tapi Yusri, tampak tidak bergerak lagi. Di tengkuknya, terlihat tanda-tanda luka bekas taring harimau," kata M Rafi.

Personel Polsek Pelangiran yang mendapat laporan, mendatangi TKP dengan Tim BBKSDA Provinsi Riau. Tim kemudianmengevakuasi jasad korban ke klinik KPP Pulai PT THIP.

"Dari pemeriksaan, diketahui korban meninggal dunia, karena mengalami pendarahan akibat luka robek bekas gigitan harimau di tengkuknya," kata M Rafi.

"Jasad korban kemudian diserahkan kepada keluarga, dan dibawa kembali ke kampungnya di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, untuk dikebumikan di sana," tutup M Rafi.

Sebagaimana diketahui, sudah dua bulan tim BBKSDA Riau bersama TNI/Polri melakukan pencarian harimau benama Bonita yang sebelumnya menyerang Jumiati hingga tewas pada 3 Januari 2018 lalu.

Bonita sudah berusaha untuk dievakuasi, namun juga belum berhasil. Belum ada keterangan pasti, apakah korban kedua ini juga diserang Bonita. Tapi yang jelas Bonita sudah berperilaku menyimpang tidak risih berinteraksi dengan manusia. [dtc,jan]




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat