Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Bupati Irwan-Rektor UGM Bahas Pengelolaan Gambut Berkelanjutan
Jumat, 09 Maret 2018 - 16:22:06 WIB

SULUHRIAU, Yogjakarta- Bupati Kepulauan Meranti Irwan, M.Si menggelar pertemuan dengan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogjakarta, Prof Ir Panut Mulyono, M. Eng., P. hD.

Pertemuan itu berlangsung di di Gedung Pusat UGM, Yogjakarta, Jumat (9/3/2018).
Dlam pertemuan ini membahas kerja sama Pengelolaan Gambut Berkelanjuan antara Pemkab Meranti dengan UGM, sebagai tindak lanjut Rapat kelompok kerja (pokja) gambut Pulau Padang beberapa waktu lalu.

Selain dihadiri Rektor UGM, juga hadir Ketua Pokja Gambut UGM Dr  Satyawan Pudyatmoko, Kepala Bappeda Meranti H. Makmun Murod, Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Meranti Ir. Achmad Prasetyo, Kepala Bagian Humas dan Protokol Helfandi, SE. M. Si, Dosen Fak kehutanan UGM Oka Karyanto,  SP.  M. Sc., Dosen  Fak.  Ekonomi Drs.  Dumairy,  MA, Dosen Fak.  Teknik: Dr.  Rahmad Jayadi,  Prof.  Ir.  Joko Sujono,  M. Eng.,  P. hD. serta Direktorat Kerjasama UGM Widati.

Adapun revitalisasi ekonomi yang dimaksut meliputi, keterbatasan sumber mata pencaharian, permodalan usaha, pemasaran produk, serta lingkungan

Sejauh ini seperti disampaikan oleh, Rektor Universitas Gadjah Mada. Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng. Pihaknya melakui Tim Restorasi Gambut yang dibentuk telah melakukan pra survey sehingga telah memperoleh gambaran model penangan lahan gambut, meski begitu untuk mendapatkan data yang benar benar valid, diakui Rektor UGM masih perlu didiskusikan dengan dinas teknis terkait Pemkab. Meranti.

Sebagai daerah penghasil Sagu terbesar di Indonesia, Kabupaten Kepulauan Meranti berharap komoditi pangan alternatif (Sagu.red) yang menjadi salah satu mata pencarian utama masyarakat dapat mengatasi krisis pangan dan mendukung kedaulatan pangan Nasional.

Namun seperti diketahui masih banyak kendala yang harus dituntaskan terutama masalah infrastruktur.Kabupaten termuda yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka dan Negara Tetanga Malaysia dan Singapuran ini, masih minim infrasruktuktur jalan dan jembatan pembuka akses daerah, begitu juga jaringan listrik dan akses terhadap air bersih.

Untuk itu, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si menyampaikan dalam forum tersebut, perlu intervensi pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten termuda di Riau itu. Dengan memberikan alokasi anggaran lebih kepada Kabupaten yang masuk dalam kawasan prioritas Nasional ini.

Diantaranya adalah untuk mendukung percepatan pembangunan di Meranti perlu adanya kebijakan tataruang yang efektif dan berdayaguna bagi Pemerintah Kabupaten dan seluruh masyarakat Meranti.

"Hingga kini pembangunan di Kepulauan Meranti mayoritas masih menggunakan dana APBD Kabupaten, padahal Kepulauan Meranti dalam wilayah NKRI termasuk daerah terluar dan sebagai kawasan lokpri yang seharusnya lebih diperhatikan oleh pusat dengan memberikan alokasi dana lebih untuk Meranti," papar Bupati.

Dengan didukung infrastruktur yang memadai menurut Bupati akan membuka peluang pengembangan potensi SDA, disektor perkebunan, tanaman pangan dan hortikultura, peternakan dan perikanan.

Pada kesempatan itu, Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si juga meminta UGM untuk mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk mengeluarkan regulasi yang tegas dalam hal pengelolaan arang bakau. Misal dengan mengeluarkan kebijakan Hutan Tanaman Rakyat (HTR), sehingga masyarakat yang selama ini hanya bekerja untuk para cukong dapat mengelola arang bakau sendiri dalam rangka meningkatkan taraf ekonomi dan menekan angka kemiskinan yang cukup tinggi di Kabupaten Meranti yang berkisar 29.8 Persen.

Setelah mendengarkan pemaparan dari Bupati Meranti Drs. H. Irwan, M.Si, Kepala Bappeda, dan Kadis Perkenunan. Rektor UGM Rektor Universitas Gadjah Mada. Prof. Ir. Panut Mulyono akan berupaya membantu dalam hal pengelolaan Gambut Meranti agar tetap terjaga dan memberikan manfaat kepada masyarakat sesuai yang diamanatkan oleh Presiden.

Hal senada juga disampaikan oleh Prof Setyawan dan Dr Oka, ia menegaskan bahwa permasalahan di Meranti tidak hanya berupa permasalahan Gambut tapi sudah multi dimensi karena mencakup aspek mata pencaharian, modal sosial, market, infrastruktur. Untuk itu Ketua Tim Restorasi Gambut UGM ini menyarankan, sebagai daerah berpulau, Meranti sangat perlu dukungan Pembangunan Infrastruktur yang harus dimulai dengan menata daerah pinggiran. (raf,rls)






 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat