Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Gelar Pertemuan dengan BRG dan Peneliti UGM Bahas Restoresi Gambut
Rabu, 07 Maret 2018 - 20:00:21 WIB

SULUHRIAU, Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menggelar pertemuan dengan Badan Restorasi Gambut (BRG) RI.

Pertemuan itu dalam rangka membahas Pengelolaan Pilot Project Restorasi Gambut yang dilaksanakan oleh BRG yang melibatkan tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) bertempat di Kantor BRG, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (7/2/2018).

Turut mendampingi Bupati, Kepala Bappeda Meranti H. Makmun Murod, Kepala Dinas Perkebunan dan Ketahanan Pangan Ir. Prasetyo, Kabag Humas Oemkab. Meranti Helfandi.

Kedatangan Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si disambut langsung oleh Sekretaris Utama BRG RI, Hartono, Ketua Tim Peneliti Gambut dari Fakultas Kehutanan UGM Setiawan dan anggota Agus Safianto, Oka.

Seperti dijelaskan oleh Sekretaris BRG RI, Hartono, berharap pertemuan ini dapat memberikan input balik dalam penyusunan regulasi untuk menjalankan restorasi program restorasi Gambut di Kepulauan Meranti, sesuai dengan kegiatan real dilapangan khususnya di Pulau Padang, Kecamatan Merbau yang menjadi fokus riset tentang model pengelolaan Gambut di Meranti.

Lebih jauh dikatakan Hartono, Program Restorasi Gambut yang dilaksanakan BRG RI melalui tugas Pembantuan, dimana Pemprov Riau akan berkoordinasi dengan Kabupaten  Meranti terkait lokasi mana akan dilaksanakan, seberapa banyak dan maayarakat mana saja yang dilibatkan.

Satiawan Ketua Tim Gambut dari Fakultas Kehutanan UGM yang ditunjuk khusus oleh BRG RI mengatakan, sesuai dengan tugas yang diberikan oleh BRG telah melakukan riset tentang model pengelolaan kesatuan Gambut yang study kasusnya dipusatkan di Pulau Padang, Outpun yang diharapkan meliputi Tata air kawasan Gambut, Rehabilitasi jika jika mengalami kerusakan, dan yang terpenting bagaimana mata pencarian penduduk dilahan Gambut dapat mendukung kehidupan.

"Kita akan melakukan Revitalisasi, dilanjutkan penataan fisik yang dimulai dengan menata ekonominya, selanjutnya melakukan berbagai tahapan perbaikan kawasan Gambut sesuai kondisi dan kebutuhan dilapangan," jelas Setiawan.

Pada kesempatan itu, Tim Peneliti dari UGM juga menghimpun berbagai masukan dari Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si yang nantinya juga menghimpun masukan dari masyarakat dan pihak  perusahaan yang beroperasi diwilayah tersebut. Rekomendasi itu nantinya akan diteruskan kepada pemerintah pusat untuk dikeluarkan kebijakan lebih lanjut.

Sejauh ini Tim peneliti dari UGM tengah mengupayakan alat untuk mendukung Industri Hilir salah satunya, mesin yang mampu membuat biskuit berbahan dasar Sagu yang rasanya tak kalah dengan tepung gandum yang selama ini dinikmati oleh masyarakat.

Selain itu, Setiawan bersama timnya juga berupaya merubah pola pikir masyarakat untuk mengembangkan potensi gambut Meranti. Sementara untuk mendukung sektor perkebunan akan mengembangkan desain penataan air agar lahan perkebunan masyarakat tetap lestari.

Setelah mendengarkan berbagai pemaparan dari pihak BRG RI san Tim peneliti UGM, Bupati Kepulauan Meranti, mengatakan sangat mendukung apa yang dilakukan oleh BRG RI dalam rangka restorasi Gambut di Kepulauan Meranti, namun satu hal yang amat disayangkan oleh Bupati Drs. H. Irwan M,Si setelah kurang lebih 2 tahun melaksanakan kegiatannya di Meranti baru kali ini BRG RI dan pihak UGM melakukan koordinasi. Ia berharap kedepan komunikasi yang baik itu akan terus terbina.

Adapun yang menjadi masukan dari orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu adalah, berharap dari penelitian dan pelaksanaan program restorasi Gambut dapat diperluas hingga ke Desa Lukun Tebing Tinggi Timur dan Desa Gayung Kiri Kecamatan Rangsang. Dimana kawasan Gambut di daerah ini sering terjadi permasalahan kebakaran apalagi dimusim kering seperti saat ini.

Menyangkut dipilihnya kawasan Merbau sebagai sentra penelitian, Bupati Meranti meminta tetap dilanjutkan hanya saja didaerah ini tingkat masalah yang dihadapi sangat komplikatif.

Dihadapan semua yang hadir, Bupati juga memberikan masukan, kepada pihak BRG untuk dapat mengupayakan Hutan Tanaman Rakyat (HTR), sehingga masyarakat sapat mengelola mangrove sebagai penyangga ekonominya, tidak seperti yang terjadi saat ini dimana masyarakat hanya menjadi pekerja kasar dari para cukong.

Terakhir masukan dari Bupati adalah pengembangan kayu punak yang juga sangat dibutuhkan oleh maayarakat Meranti sejak zaman dahulu.

Hal senada juga disampaikan oleh, Kepala Bappeda H. Makmun Murod, yang menekankan pentingnya koordinasi, dikatakan Murod, meskipun pada prinsipnya Kabupaten tidak memiliki kewenangan terhadap wilayah kehutanan tapi setidaknya sebagai pemilik wilayah yang mengetahui benar kondisi didaerah harus diberitahu tentang segala kegiatan yang dilaksanakan di Kepulauan Meranti sehingga dapat memberikan dukungan.

Murod, juga berharap BRG RI dapat mendukung potensi unggulan lokal Meranti seperti Kopi, Sagu, dan Padi yang saat ini tengah gencar dilakukan cetak sawah. "Saat ini cetak sawah yang dilakukan di Meranti telah mencapai 8000 Ha. Jika ini berjalan  maka Meranti akan mencapai swasembada pangan," paparnya.

Cuma masalah mendasar yang dihadapi adalah bidang infrastruktur seperti tanggul dan pintu klep yang sangat penting menjaga keberlangsungan usaha perkebunan.

"Jika hal ini tidak mendapat perhatian maka segala yang dilakukan oleh BRG yang ujungnya untuk mensejahterakan masyarakat yang berada dikawasan Gambut akan mubazir




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat