Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Terkait Penolakan Peresmian Rumah Adat Batak,
Bupati-Fokopinda Bengkalis Gelar Pertemuan dengan Tokoh Masyarakat dan Agama
Senin, 05 Maret 2018 - 09:16:38 WIB

SULUHRIAU, Duri- Menyusul aksi penolakan peresmian Rumah Adat Batak yang didirikan Yayasan Raja Tawar Mula di Kecamatan Mandau, Bupati Bengkalis, Amril Mukminin Ahad, (4/3/2018) malam menggadakan pertemuan dengan seluruh tokoh masyarakat dan agama.

Dalam pertemuan yang penuh suasana kekeluargaan ini, diawali dengan makan malam bersama dengan seluruh tokoh masyarakat dan agama. Selanjutnya digelar dialog, guna mencarikan solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi baru-baru ini.

Pertemuan yang digelar di salah satu hotel di Duri, Kecamatan Mandau ini, dihadiri, Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni, Komandan Kodim 0303/Bengkalis Letkol Inf Rizal Faizal Helmi, Ketua LAMR Bengkalis Zainudin serta Ketua LAMR Kecamatan Mandau, Bathin Solapan, Pinggir dan Talang Muandau. Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis dan Forum Kerukunan Umat Beragama.

Kemudian anggota DPRD Bengkalis, diantaranya Hendri, Fransiska Sinambela, Sekretaris Daerah Bengkalis Bustami, Camat Mandau Basuki Rahmat, Ketua Yayasan Raja Tawar Mula, Nursita Nainggolan, serta para ketua ikatan keluarga/paguyuban.

Bupati Amril memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran para tokoh masyarakat dan agama dalam pertemuan tersebut. Tujuan dari pertemuan itu, semata-mata untuk menjaga keutuhan dan persatuan NKRI dan daerah, khususnya Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Dikatakan Bupati Amril, selama ini masyarakat di Kecamatan Mandau, selalu hidup berdampingan dalam kondisi rukun, tentram dan nyaman, walapun berasal dari berbagai suku dan agama. Dia tidak menginginkan kondisi tersebut terusik.

Bupati Amril mengajak seluruh komponen yang ada untuk saling menghargai dan menghormati, maka persoalan pergesekan di masyarakat tidak akan terjadi. Bak kata pepatah, di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung.

“Kita harus menjaga keutuhan NKRI, kita hidup berbagai suku dan agama, harus saling menjaga dan menghargai. Tapi setiap daerah ada karekteristiknya, ada adat istiadatnya,” tegasnya.

Bupati Amril mengajak seluruh komponen di Kecamatan Mandau dan Kabupaten Bengkalis pada umumnya, agar tidak gampang diadu domba dan dibenturkan. Karena keutuhan yang ada saat ini tidak bisa dipisahkan oleh siapa pun, sampai kapan pun dan apaun.

Menyikapi tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB), bangunan yang saat ini menjadi titik persoalan di masyarakat, sejak awal peruntukannya untuk rumah tempat tinggal yang bernuansa suku Batak. Menurutnya, hal tersebut sah-sah saja. Setiap warga dari suku lain juga bisa membuat rumah tempat tinggal bernuansa daerahnya.

“Pemerintah berbicara sesuai aturan, maka pergunakan izin yang ada sesuai dengan peruntukannya. Jangan kita membuat hal-hal di luar itu,” ungkapnya.

Bupati Amril memerintahkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, serta instansi terkait untuk mengecek dan meninjau ulang izin tersebut.

“Jangan gara-gara sedikit menjadi persoalan. Kita tidak mau persoalan dicampuradukkan. Ini seolah-olah antara Batak dan Melayu,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, pemilik Yayasan Raja Tawar Mula, mengakui izin berdirinya bangunan itu, rumah tempat tinggal bernuansa adat. Untuk itu, pemilik tidak dibenarkan untuk menyalahgunakan, izin tersebut dari rumah tempat tinggal menjadi rumah adat.

Bupati Amril menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis tidak berpihak kepada siapa pun, namun sesuai dengan aturan dan ketentuan peraturan dan perundang-undangan.

Dia minta kepada aparat kepolisian untuk tidak segan-segan menindak tegas setiap kelompok atau oknum tertentu yang disinyalir menjadi provokator berusaha memecah belah masyarakat.

“Karena selama ini kita sudah damai dan nyaman. Jangan gara-gara nila setitik, rusak susu sebelanga,” ungkap Amril Mukminin.

Terkait dengan permintaan pemilik Yayasan Raja Tawar Mula Norsita Nainggolan, meminta jaminan keamanan. Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan, setiap warga negara Indonesia, dijamin keamanannya. [las]





 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat