Selasa, 23 Juli 2024
Bupati Natuna Hadiri Rapat Paripurna Pendapat Akhir Fraksi DPRD Terhadap Ranperda TA 2024 | Potret Kota Gosong di Bangladesh Dibakar karena Kuota PNS, Gedung-Mobil-JPO Hangus | Polres Kampar Ringkus Pelaku Narkoba di Kelurahan Langgini | Kabel Fiber Optik Melintang di Pekanbaru Makan Korban, Jerat Leher Seorang Perempuan | Wardan Dicopot dari Ketua DPD Golkar Inhil, Karena Imbas Ini? | Ini Tampang Pelaku Curanmor yang Meresahkan Warga Siak Hulu Dibekuk Polisi
 
Sosial Budaya
Daftar Capres Alternatif, Ustadz Abdul Somad Muncul di Dalamnya

Sosial Budaya - - Jumat, 23/02/2018 - 08:47:54 WIB

SULUHRIAU- Capres (calon presiden) 2019 selama ini hanya didominasi oleh dua nama yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Namun, sejumlah nama capres alternatif kini mulai bermunculan.

Nama-nama dari kalangan tokoh agama muncul secara tak diduga dalam survei Media Survei Nasional (Median) terkait elektabilitas sejumlah calon presiden 2019.

Dua tokoh agama yang sering menghiasi media massa belakangan ini, Habib Rizieq Shihab dan Ustadz Abdul Shomad, muncul dalam daftar tersebut.

''Padahal, dua nama tersebut tidak tercantum dalam daftar nama capres yang disodorkan Median,'' kata Direktur Eksekutif Media, Rico Marbun, dalam acara peluncuran hasil survei Median periode 1-9 Februari 2018 di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (22/2/2018).

Rico mengungkapkan Median awalnya menyodorkan 33 nama calon presiden. Namun, penelitiannya tetap mempersilakan responden untuk mengajukan nama lain di luar 33 nama tersebut.

Rico menilai model penelitian seperti ini jauh lebih fair karena lebih terbuka. Hasilnya, muncul nama Habib Rizieq dan Ustadz Abdul Somad yang awalnya tidak dimasukan dalam daftar 33 nama capres 2019.

Elektabilitas Habib Rizieq dan Ustadz Abdul Somad sama-sama 0,3 persen. Keduanya bahkan sanggup membawahi nama-nama besar seperti Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dengan 0,2 persen, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 0,2 persen, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 0,2 persen, dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko 0,1 persen.

Populasi survei yang dilakukan Median yakni seluruh warga yang memiliki hak pilih. Target sampelnya 1.000 responden dengan margin of error sebesar kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi PROV dan gender. Hasil survei menunjukkan dinamika politik yang terjadi selama masa pengambilan data. Quality control dilakukan terhadap 20 persen sampel yang ada.

Sumber: Republika.co.id | Editor: Khairul





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Disclaimer |Redaksi
Copyright 2012-2024 SULUH RIAU , All Rights Reserved