Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Ustadz Asal Bengkalis Riau Ditolak Masuk Hongkong untuk Ceramah
Rabu, 21 Februari 2018 - 16:01:11 WIB

SULUHRIAU, Bengkalis- Setelah Ustadz Abdul Somad ditolak masuk Hongkong, beberapa waktu lalu, peristiwa serupa terjadi lagi. Ini dialami oleh Ustadz Ali Ambar asal Bengkalis-Riau.

Pihak Otoritas Hongkong menolak kedatangannya. Sang Ustadz ke Hongkong untuk berdakwah selama satu bulan.

Kehadiran Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis di Hongkong bukan dengan sendirinya, ia memenuhi undangan Corp Da'i Dompet Dhuafa Hongkong melalui program Da'i Ambasador.

Ali Ambar mengungkapkan, ia tiba di Bandara Internasional Hongkong, Selasa (20/2/2018) pukul 05.30 waktu setempat. Ali sempat mengisi borang (berkas) sebagaimana petunjuk pihak bandara.

"Saya langsung menuju ke Imigrasi, lalu imigrasi bertanya apakah kamu pertama ke Hongkong, saya jawab ya. Mana visa masuknya, saya jawab ndak ada visa dan saya tunjukkan undangan dari dompet duafa cabang Hongkong untuk mengisi kajian keislaman selama satu bulan," ungkapnya kepada wartawan sembari mengaku sudah berada di Pekanbaru, Rabu (21/2/2018).

Penjelasan alumni Universitas Al Azhar Kairo datang tanpa visa rupanya tidak diterima pihak Imigrasi. Mereka selanjutnya menginterogasi dengan nada marah-marah.

"Ternyata mereka bilang kamu tidak bisa masuk ke Hongkong tanpa visa, saya diinterogasi dan ada yang marah-marah. Lalu mereka suruh memilih, saya harus ke Makau atau pulang ke Indonesia, saya bilang saya tidak mau, saya mau ke Hongkong"

"Satu jam saya menunggu tidak ada jawaban, saya dibawa kebelakang. Mereka agak arogan, barangkali itu sesuai SOP, dia bilang kamu harus pulang," terang Ali Ambar menceritakan.

Akhirnya, imbuh Dosen salah satu perguruan tinggi di Bengkalis ini, setelah hampir 3-4 jam, ia kembali dibawa ke ruang khusus. Lama menunggu, ia mengaku menerima surat bahwa dideportasi.
"Saya kaget dan kecewa," sebutnya.

Ali mengaku pemeriksaan pihak Bandara Internasional Hongkong sangat super ketat. Barang bawaan dan pakaian tak luput dari pemeriksaan petugas.

"Di Bandara pemeriksaan super ketat, tas saya dibuka, dompet saya dibuka mereka tanya berapa bawa dolarnya, terus baju diperiksa kemudian kita mau buang air kecil diikuti, saya merasa kayak penjahat. Kemudian saya diantar pulang sampai ke pintu pesawat, paspor dipegang (pihak otoritas) dan tidak boleh foto-foto," cetus Ali Ambar.

Meskipun kecewa, Ali tidak merasa trauma akan kejadian itu. Ia hanya berharap, pihak yang mengundangnya menyediakan visa masuk agar tidak ada lagi ulama yang bermasalah ketika masuk Hongkong.

"Saya tidak trauma, ini pelajaran berharga buat saya karena sebelumnya tidak pernah seperti ini sampai 10 jam duduk termenung di bandara di ruang kecil. Saya berharapa kepada pihak terkait yang mengundang pakai visa masuk dan ulama yang undang tidak ada masalah lagi," tutupnya. [han]



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat