Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Menelisik Penyebab Kecelakaan Bus Maut di Tanjakan Emen
Senin, 12 Februari 2018 - 08:48:28 WIB

SULUHRIAU- Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut di Tanjakan Emen, Desa Ciater, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Ahad (11/2/2018).


Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Prahoro Tri Wahyono mengatakan, olah TKP dilakukan selama tiga jam. "Dari hasil keterangan sang sopir, memang ada kendala remnya blong," ujarnya, Ahad.

Menurut Prahoro, sopir yang diketahui bernama Amirudin (32 tahun) itu mengaku sudah menyampaikan permasalahan rem kepada manajemen. Keluhan disampaikan saat bus berada di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Namun, Amirudin justru diarahkan oleh manajemen untuk mengakali masalah tersebut, padahal yang bersangkutan tidak memiliki keahlian mekanik. "Ternyata ada kebocoran di selangnya," kata Prahoro.

Seiring pengakuan sopir, Prahoro memastikan Polda Jabar akan memanggil manajemen bus, yaitu Perusahaan Otobus (PO) Premium Passion yang berkantor di Bogor. Kendati begitu, dia belum bisa berspekulasi terkait pembiaran dari pihak manajemen di balik peristiwa nahas tersebut.

"Sopir sudah dimintai keterangan dan statusnya tersangka. Kita mendalami lagi semua pihak, termasuk manajemen dan pihak lainnya yang terlibat," ujarnya.

Sampai berita ini ditulis, Amirudin masih mendapatkan perawatan di Klinik Kesehatan Kepolisian Resor Subang. Sopir yang merupakan warga Kampung Laladon, RT 01, RW 01, Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, diawasi ekstraketat oleh petugas Polres Subang.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih terus memantau perkembangan kecelakaan maut di Tanjakan Emen. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menjelaskan, Kemenhub sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan setempat dan telah menerima beberapa laporan.

Menurut Budi, bus yang mengalami kecelakaan di Subang dipelihara langsung oleh mekanik yang menangani. "Kalau kendaraan itu, saya tanya ke pemilik di Bogor, mobilnya bagus, premium, dan baru," kata Budi, Ahad.

Ia menambahkan, berdasarkan laporan yang dihimpun, bus baru melakukan uji kir pada 4 Oktober 2017. Oleh karena itu, Budi menampik jika kondisi bus tidak laik jalan. "Jadi, kalau menurut saya, kalau dari faktor kendaraan, kecil kemungkinan," ujarnya.

Budi menilai kondisi cuaca bisa menjadi pemicu kecelakaan. Sebab, di lokasi saat kecelakaan maut terjadi tengah turun hujan dan terdapat kabut di sekitar lokasi. Kemiringan jalan pun ekstrem meski kondisi jalan bagus.

Hal senada disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. "Kecelakaan lalu lintas memang biasanya karena mobilnya tidak baik, tetapi ini mobilnya dikir," kata Budi, Ahad. Ia mengaku sudah menugaskan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menyelidiki kecelakaan tersebut.

Bus pariwisata Premium Passion dengan nomor polisi F 7959 AA mengalami kecelakaan di Tanjakan Emen, Sabtu (10/2), sekitar pukul 17.00 WIB. Kecelakaan tersebut menyebabkan 27 orang meninggal dunia dan 18 orang luka-luka.

Dimakamkan

Sebanyak 25 korban meninggal dunia akibat kecelakaan di Tanjakan Emen dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Legoso. Mereka dimakamkan di satu lokasi secara bersama-sama di TPU yang berada di Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, Ahad (11/2) siang.

"Jajaran pemerintah pun sudah menyediakan makam di TPU setempat," ujar Kapolsek Ciputat Komisaris Polisi Donny Setiawan.

Sedangkan, korban selamat yang menjadi penumpang dua bus lain pun telah tiba di Kelurahan Pisangan, Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Anggota rombongan yang selamat itu sekitar 100 orang. Mereka umumnya ibu-ibu anggota Koperasi Simpan Pinjam Permata Ciputat.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memastikan, berbagai upaya akan pemkot lakukan untuk memberikan pelayanan kepada warga yang menjadi korban. "Kita berharap semuanya diberikan ketabahan dan yang luka cepat disembuhkan," katanya.

Sumber: Republika.co.id | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat