Senin, 17 Juni 2024
Desa Suka Maju Sembelih 36 Ekor Hewan Qurban, Kades: Ini Bekal untuk Akhirat | Iduladha 1445, Polres Kampar Sembelih 5 Ekor Sapi | Shalat Iduladha 1445 Bersama Masyarakat, Pj Gubri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kekompakan | Aman dan Terkendali, Polres Kampar Lakukan Pengamanan di Lokasi Shalat Idul Adha 1445 H. | Jelang Pengamanan Malam Takbir Idul Adha, Kapolres Kampar Pimpin Apel | Pemkab Rohul Lakukan Pengerasan Jalan Kabupaten Penghubung Dua Des
 
Daerah
TNI AL Amankan Sabu 1 Ton dari Kapal Sunrise Glory di Perarian Batam

Daerah - - Sabtu, 10/02/2018 - 12:25:19 WIB

SUUHRIAU, Batam- Aparat TNI AL mengamankan kapal berbendera Singapura, Sunrise Glori, yang membawa sekitar satu ton sabu di Perairan Selat Philips, berdekatan dengan perairan Kota Batam, Kepulauan Riau.

Dalam keterangan pers yang disampaikan oleh Dispenal melalui pesan singkat di Batam, menyatakan tim menemukan barang bukti Narkoba berupa sabu-sabu sebanyak 41 karung beras dengan perkiraan seberat 1000 kg di atas tumpukan beras, dalam palka bahan makanan.

Dispenal menerangkan, pada Rabu 7 Februari sekira pukul 14.00 WIB, KRI Siguror menangkap Kapal Sunrise Glory di Perairan Selat Philips, dengan kordinat 01.08.722 U/103.48.022 T karena melintas di luar TSS dan masuk perairan Indonesia dengan mengibarkan bendera Singapora.

Pada saat pemeriksaan, dokumen yang ada di kapal diindikasikan palsu. Kemudian kapal tersebut ditarik ke Dermaga Batu Ampar Batam. Keesokan harinya, pada Kamis 8 Februari, sekira pukul 16.00 WIB, KRI menyerahterimakan kapal tangkapan itu ke Lanal Batam.

Pada Jumat 9 Februari sekira pukul 15.00 WIB, Kapal Sunrise Glory digeser dari Dermaga Batu Ampar ke Dermaga Lanal Batam, dan selanjutnya dilaksanakan pengecekan terhadap ABK Sunrise Glory oleh Tim WFQR Lantamal IV/Lanal Batam, BNN Pusat, BC Pusat dan BC Batam.

"Dan tepat pada pukul 18.00 WIB, tim berhasil menemukan barang bukti Narkoba berup sabu-sabu sebanyak 41 Karung Beras dengan perkiraan 1000 kg barang tersebut ditemukan di atas tumpukan beras dalam palka bahan makanan," sebut Dispenal.

Rencananya, Wakasal bersama Kabareskrim Polri, Kepala BNN, Aspam Kasal, Pangarmabar, Kadispamal dan Kadispenal akan melakukan konfrensi pers pada Sabtu (10/2/2018) untuk memberikan keterangan lebih rinci.

Sumber: Okezone.com | Editor: Jandri





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Disclaimer |Redaksi
Copyright 2012-2024 SULUH RIAU , All Rights Reserved