Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Data-data Pribadi Milik Ratusan Ribu Pendonor Organ di Malaysia Bocor
Rabu, 24 Januari 2018 - 11:14:45 WIB

SULUHRIAU, Kuala Lumpur- Data-data pribadi milik ratusan ribu pendonor organ di Malaysia bocor. Data-data personal milik pendonor yang tercatat sejak September tahun lalu itu telah beredar di dunia maya dibagikan secara bebas. Bebernya identitas personal itu dilaporkan oleh portal Lowyat.net.


Data-data yang bocor kepada publik antara lain nomor KTP, ras, kebangsaan, alamat tempat tinggal dan nomor kontak pendonor. Data yang tersingkap juga memuat informasi tentang bagian organ yang didonor serta pasien penerima donor.

Jumlah korban yang informasi pribadinya bocor ke publik hingga saat ini terhitung sebanyak 440 ribu. Otoritas setempat masih mengidentifikasi sumber kebocoran tersebut. Berdasarkan laporan sementara dengan melihat rincian dan skala data, kuat dugaan kebocoran bersumber dari database pusat.

Regulator Internet, Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC) tengah membantu investigasi yang dilakukan kepolisian. Pendiri Lowyat.net Vijandren Ramadass mengatakan, indentitas personal para pendonor itu ditemukan dan dibagikan secara gratis pada sebuah situs jerjaring data populer.

"Hingga saat ini file itu masih bisa diakses. Kami meminta secara langsung kepaa pengelola situs untuk menghapus data itu tapi belum ada respons," kata Vijandren Ramadass.

Ini menjadi kebocoran data terbesar di Malayia dalam tiga bulan terakhir. Sebelumnya, Negeri Jiran juga mengalami kebobolan data dari 46 juta penguna ponsel, yang menjadi kebocoran data terbesar di Asia.

Kepolian masih menginvestigasi kasus tersebut menyusul adanya percobaan penjualan jutaan data pribadi tersebut. Kebocoran jutaan indentitas pribadi pengguna ponsel di Malaysia itu juga dibeberkan oleh Lowyat.net.

Ahli kriminal siber mengatakan, kebocoran jutaan data pengguna ponsel itu membuat oknum tidak bertanggung jawab membuat identitas palsu untuk berbelanja. Data pribadi itu juga berisi beberapa rekam medis dan informasi pekerjaan.

Sumber: Republika.co.id, Reuters | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat