Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Di Sidang DK PBB, AS dan Rusia Berdebat Soal Aksi Demo di Iran
Sabtu, 06 Januari 2018 - 12:23:50 WIB
Massa propemerintah gelar demo tandingan (Foto: Reuters)

SULUHRIAU- Amerika Serikat dan Rusia berdebat mengenai Iran dalam sidang Dewan Keamanan PBB yang digelar pada Jumat (5/1/2018) waktu setempat.
Sidang ini digelar seiring berlangsungnya aksi-aksi demo pro-rezim menyusul gelombang aksi demo antipemerintah yang mematikan.

Duta Besar (Dubes) AS untuk PBB Nikki Haley menegaskan bahwa kerusuhan di Iran bisa meningkat menjadi konflik besar.

"Rezim Iran sekarang harus tahu: dunia akan menyaksikan apa yang Anda lakukan," cetus Haley seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (6/1/2018).

"Rakyat Iran bangkit di lebih dari 79 lokasi di seluruh negeri," kata Haley.

"Ini pertunjukan hebat dari orang-orang berani yang telah menjadi sangat muak dengan pemerintah mereka yang menindas sehingga mereka bersedia membahayakan diri mereka dalam aksi protes," imbuhnya.

Sidang DK PBB ini digelar atas permintaan AS. Sedangkan Rusia menentang upaya AS tersebut dengan beralasan bahwa aksi-aksi protes tersebut tidak menimbulkan ancaman bagi perdamaian dan keamanan internasional.

Total 21 orang telah tewas dan ratusan telah ditangkap sejak 28 Desember lalu menyusul aksi-aksi protes terhadap pemerintah Iran atas masalah perekonomian. Serangan ke gedung-gedung pemerintah dan kantor-kantor polisi terjadi dalam aksi-aksi demo tersebut.

Pada Jumat (5/1), aksi-aksi demo pro-rezim berlangsung di sekitar Teheran sebagai demo tandingan. Ini merupakan aksi demo serupa selama tiga hari berturut-turut.

"Kami tentu saja menyesalkan jatuhnya korban jiwa sebagai akibat demonstrasi yang tidak begitu damai," tutur Dubes Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia dalam sidang DK PBB.

"Akan tetapi, biarkan Iran mengurus masalahnya sendiri," imbuhnya.

Rusia mengatakan bahwa DK PBB harusnya juga membahas kerusuhan 2014 di Ferguson, Missouri terkait penembakan remaja berkulit hitam oleh polisi AS.

Selain Rusia, China juga menyebut sidang DK PBB tersebut sebagai campur tangan dalam urusan dalam negeri Iran. Adapun Inggris dan Prancis menekankan bahwa Iran harus menghormati hak-hak para demonstran. Namun Dubes Prancis Francois Delattre juga mengatakan "peristiwa dalam beberapa hari terakhir tidak menimbulkan ancaman bagi perdamaian dan keamanan internasional."

Dubes Iran Gholamali Khoshroo mengecam sidang tersebut sebagai "lelucon" dan "buang-buang waktu". Menurutnya, DK PBB harusnya fokus untuk menangani konflik Israel-Palestina ataupun perang di Yaman.

Sumber: detik.com | Editor: jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat