Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Politik
Gerindra Anggap Mustahil Duet Jokowi-Prabowo di Pilpres 2019
Rabu, 03 Januari 2018 - 20:14:48 WIB

SULUHRIAU- Partai Gerindra menilai mustahil bagi ketua umum Prabowo Subianto berduet dengan Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019. Keduanya diklaim memiliki perbedaan prinsip dalam mengelola negara.

Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Ferry Juliantono mengatakan, Gerindra sampai saat ini masih optimis Prabowo akan maju sebagai calon presiden dalam Pilpres 2019.

“Meski Pak Prabowo belum secara resmi mengumumkan, tapi kami semua keluarga besar Gerindra masih ingin supaya Pak Prabowo nanti di 2019 jadi capres,” ujar Ferry seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (3/1/2018).

Ferry menerangkan, mustahilnya duet Jokowi-Prabowo karena ada perbedaan dalam prinsip mengelola negara.

Ia berkata, Jokowi sangat berpihak kepada negara asing dan mengesampingkan kemampuan masyarakat dalam mendukung segala programnya.

Cara Jokowi itu, menurut Ferry, bertolak belakang dengan prinsip yang dipegang oleh Prabowo.

“Pak Jokowi kan di sisi yang lain sebenarnya sangat berseberangan. Oleh Karena itu dari sisi Gerindra memunculkan figur Pak Prabowo dan kami membangun koalisi dengan partai lain,” ujar Ferry.

Hal lain yang membuat sulit duet Jokowi-Prabowo adalah pergeseran perilaku pemilih. Ferry menilai kualitas pemilih saat ini lebih berorientasi pada nilai ketimbang uang.

Sikap pemilih yang seperti itu diyakini lebih memberi peluang bagi Prabowo terpilih menjadi presiden di Pilpres tahun 2019 sehingga sulit untuk menduetkan mantan Danjen Koppasus itu dengan Jokowi.

Wacana duet Jokowi-Prabowo muncul dari hasil survei lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dirilis kemarin, Selasa (2/1).

SMRC dalam hasil surveinya menyatakan bahwa responden menyambut baik opsi duet Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

"Ada keinginan di masyarakat untuk menggabungkan Jokowi dan Prabowo di 2019. Mayoritas setuju," kata Direktur Utama SMRC Djayadi Hanan di Jakarta.

Dari survey SMRC, kata Djayadi, sebanyak 67 persen atau mayoritas responden setuju bila Prabowo dijadikan Cawapres mendampingi Jokowi. Sementara hanya 28,4 persen yang setuju jika Prabowo menduduki posisi calon presiden dan Jokowi sebagai calon wakil presiden.

Ferry menyatakan partainya tidak percaya dengan hasil survei SMRC tersebut.

Dalam menangkap kehendak publik, kata Ferry, Gerindra memiliki lembaga survei internal yang hasilnya dianggap lebih valid daripada SMRC dan lembaga survei lainnya.

“Saya kurang mempercayai hasil SMRC aatau lembaga survei lain. Kami punya hasil survei internal sendiri yang memang tidak kami publikasikan,” ujarnya. [CNN,Jan]



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat