Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Abbas Kepada Trump: Yerusalem Tak Dijual
Rabu, 03 Januari 2018 - 20:04:33 WIB
Presiden Palestina Mahmoud Abbas (OIC-ES2016/Panca Syurkani)

SULUHRIAU- Presiden Mahmoud Abbas menegaskan bahwa kota Yerusalem, yang selama ini diperebutkan Palestina dengan Israel, bukan barang jualan.

Abbas menekankan bahwa kota suci bagi umat Muslim, Kristiani, dan Yahudi itu tidak sebanding dengan nilai bantuan yang selama ini diberikan Amerika Serikat kepada Palestina.

"Yerusalem adalah ibu kota abadi Palestina dan kota itu tidak diperjual-belikan dengan emas atau miliaran dolar," ucap Abbas melalui juru bicaranya, Nabil Abu Rudeina kepada AFP, Rabu (3/1/2018).


Abbas melalui Rudeina juga menuturkan AS sudah tidak bisa menjadi mediator perdamaian di Timur Tengah sejak Trump memutuskan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 6 Desember lalu.

Menurutnya, Palestina tidak menentang perdamaian dan selalu mendukung jalur dialog untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan dengan Israel.

Namun, pemerintahnya hanya ingin berdamai jika perjanjian itu mencakup pembentukan negara Palestina dengan batasan-batasan wilayah seperti sebelum Israel merebut Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza pada perang 1967 silam, kata Rudeina.

"Kami tidak menentang untuk kembali bernegosiasi, tapi [negosiasi] harus didasarkan hukum dan resolusi internasional yang telah mengakui negara Palestina dan Yerusalem timur sebagai ibu kotanya," ujarnya.

"Jika Amerika Serikat menginginkan perdamaian dan melindungi kepentingannya, mereka harus mematuhi semua itu."

Melalui Twitter, Trump menyebut Amerika telah mengucurkan dana ratusan juta dolar bagi Palestina setiap tahun, tapi tak kunjung dihargai atau dihormati.

"Mereka [Palestina] bahkan tidak ingin menegosiasikan traktat damai yang telah lama berjalan dengan Israel. Ketika warga Palestina tidak lagi ingin membicarakan damai, kenapa kita [AS] harus mengeluarkan dana sangat besar untuk mereka?" kicaunya.

Selama ini, AS merupakan donatur terbesar Badan PBB urusan Pemulihan bagi Pengungsi Palestina (UNRWA) dengan kucuran bantuan sebesar US$370 juta (Rp5 triliun) pada 2016.

Selain dana, Washington juga telah lama menyalurkan sejumlah bantuan keamanan bagi Palestina. Sejumlah pengamat menilai langkah itu dilakukan untuk membantu menjaga stabilitas di negara tersebut.

Meski begitu, belum jelas apakah AS mengancam menarik dana bantuannya secara menyeluruh.

Di sisi lain, sejumlah pejabat Palestina menyebut ancaman Trump tersebut merupakan bentuk pemerasan.

Sumber: CNNIndonesia.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat