Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Abbas Kepada Trump: Yerusalem Tak Dijual
Rabu, 03 Januari 2018 - 20:04:33 WIB
Presiden Palestina Mahmoud Abbas (OIC-ES2016/Panca Syurkani)

SULUHRIAU- Presiden Mahmoud Abbas menegaskan bahwa kota Yerusalem, yang selama ini diperebutkan Palestina dengan Israel, bukan barang jualan.

Abbas menekankan bahwa kota suci bagi umat Muslim, Kristiani, dan Yahudi itu tidak sebanding dengan nilai bantuan yang selama ini diberikan Amerika Serikat kepada Palestina.

"Yerusalem adalah ibu kota abadi Palestina dan kota itu tidak diperjual-belikan dengan emas atau miliaran dolar," ucap Abbas melalui juru bicaranya, Nabil Abu Rudeina kepada AFP, Rabu (3/1/2018).


Abbas melalui Rudeina juga menuturkan AS sudah tidak bisa menjadi mediator perdamaian di Timur Tengah sejak Trump memutuskan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 6 Desember lalu.

Menurutnya, Palestina tidak menentang perdamaian dan selalu mendukung jalur dialog untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan dengan Israel.

Namun, pemerintahnya hanya ingin berdamai jika perjanjian itu mencakup pembentukan negara Palestina dengan batasan-batasan wilayah seperti sebelum Israel merebut Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza pada perang 1967 silam, kata Rudeina.

"Kami tidak menentang untuk kembali bernegosiasi, tapi [negosiasi] harus didasarkan hukum dan resolusi internasional yang telah mengakui negara Palestina dan Yerusalem timur sebagai ibu kotanya," ujarnya.

"Jika Amerika Serikat menginginkan perdamaian dan melindungi kepentingannya, mereka harus mematuhi semua itu."

Melalui Twitter, Trump menyebut Amerika telah mengucurkan dana ratusan juta dolar bagi Palestina setiap tahun, tapi tak kunjung dihargai atau dihormati.

"Mereka [Palestina] bahkan tidak ingin menegosiasikan traktat damai yang telah lama berjalan dengan Israel. Ketika warga Palestina tidak lagi ingin membicarakan damai, kenapa kita [AS] harus mengeluarkan dana sangat besar untuk mereka?" kicaunya.

Selama ini, AS merupakan donatur terbesar Badan PBB urusan Pemulihan bagi Pengungsi Palestina (UNRWA) dengan kucuran bantuan sebesar US$370 juta (Rp5 triliun) pada 2016.

Selain dana, Washington juga telah lama menyalurkan sejumlah bantuan keamanan bagi Palestina. Sejumlah pengamat menilai langkah itu dilakukan untuk membantu menjaga stabilitas di negara tersebut.

Meski begitu, belum jelas apakah AS mengancam menarik dana bantuannya secara menyeluruh.

Di sisi lain, sejumlah pejabat Palestina menyebut ancaman Trump tersebut merupakan bentuk pemerasan.

Sumber: CNNIndonesia.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat