Senin, 17 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Gubri Sebut Kawasan Pesisir Jadi Fokus Pembangunan Periklaut 2018
Sabtu, 30 Desember 2017 - 05:30:30 WIB

SULUHRIAU, Pinggir- Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, mulai tahun 2018 mendatang, kawasan pesisir akan menjadi fokus pengembangan pembangunan sektor Perikanan dan Kelautan (periklaut). Khususnya untuk kegiatan budidaya.

“Panjang garis pantai di Provinsi Riau ini sekitar 2.486 Km. Namun yang baru termanfaatkan hanya sekitar 2 Km. Mulai tahun 2018 mendatang, kawasan pesisir ini akan kita garap serius untuk budidaya perikanan,” jelas Gubri yang akrab dipanggil Andi Rachman ini.

Andi Rachman mengatakan itu ketika menghadiri kegiatan penebaran bibit ikan (restocking) baung sebanyak 50.000 ekor di perairann Sungai Mandau yang dipusatkan di Desa Balai Pungut, Kecamatan Pinggir, Kamis petang, 28 Desember 2017, kemarin.

Selain Bupati Bengkalis Amril Mukminin, ikut mendampingi Andi Rachman pada kegiatan restocking tersebut Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau, H Herman Mahmud, dan Pelaksana Tugas Kadis Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bengkalis, Aulia.

Masih menurut Gubri, bakal diberdayakannya garis pantai di kawasan pesisir untuk budidaya perikanan bertujuan agar potensi tersebut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Selain itu, melalui program kegiatan dimaksud, kita juga berharap kejayaan Provinsi Riau sebagai penghasil ikan terbesar dapat dikembalikan. Dahulu kita semua tentu masih ingat, kalau ditanya salah satu daerah penghasil ikan terbesar di dunia, pasti Bagan Siapi-Api yang disebut. Kejayaan inilah yang ingin coba kita kembalikan melalui pemanfaatan kawasan pesisir dimaksud,” jelas Gubri Andi Rachman.

Memang, dahulu Bagan Siapi-Api (Ibukota Kabupaten Rokan Hilir) terkenal sebagai penghasil ikan terpenting, sehingga dijuluki sebagai kota ikan.

Menurut beberapa sumber, di antaranya surat kabar De Indische Mercuur menulis bahwa pada tahun 1928, Bagansiapiapi adalah kota penghasil ikan terbesar kedua di dunia setelah kota Bergen di Norwegia.

Selain itu, pada tahun 1980-an, buku-buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah-sekolah dasar masih mencantumkan bahwa salah satu daerah penghasil ikan terbesar dan teramai di Indonesia adalah Bagansiapiapi, yang pada saat itu masih masuk ke dalam wilayah Kabupaten Bengkalis.

Dan, pada masa jayanya dahulu, nama kota Bagan Siapi-Api memang lebih terkenal daripada Pekanbaru maupun Provinsi Riau. [las]




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat