Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
Diindikasi Ada 1000-an Pria Gay di Bogor
Kamis, 21 Desember 2017 - 05:12:58 WIB
Ilustrasi [foto int]

SULUHRIAU- Tidak dapat dimungkiri, di era yang semakin modern banyak pria maupun wanita mengalami penyimpangan seksual.

Bahkan, tak sedikit yang sudah menikah akhirnya memutuskan bercerai.

Berdasarkan data, hingga Oktober lalu, PA Kelas IB Kota Bogor telah memutus 1.314 kasus perceraian. Sebagian besar merupakan perkara cerai gugat. Yakni, istri yang mengajukan gugatan cerai.

”Paling banyak mengajukan itu memang dari pihak istri. Hingga pertengahan tahun sudah ada 1.028 istri yang mengajukan perkara cerai, sedangkan cerai talak ada 286,” ujar Panitera Muda Pengadilan Agama Bogor Kelas IA, Agus Yuspiain.

Dari data yang ia miliki, angka perceraian dari tahun ke tahun cenderung naik. Pada 2016, tercatat sebanyak 1.632 kasus. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, ada peningkatan sebanyak 104 kasus. Pada 2015, kasus gugatan cerai di Kota Bogor mencapai 1.528 kasus. Mayoritas disebabkan tidak adanya keharmonisan. Lalu, disusul krisis akhlak dan tidak bertanggung jawab.

Maraknya pria yang mengalami kelainan seksual menjadi perhatian pemerintah daerah.Sebab, jika dibiarkan bisa berakibat negatif.

Pengelola Program HIV Dinkes Kota Bogor, Nia Yuniawati menjelaskan, ada 1.330 pria yang homoseksual. Data tersebut, kata dia, berdasar pria yang menjalani voluntary counseling and testing (VCT) oleh Dinkes Kota Bogor.

Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan upaya untuk menekan angka penyebaran virus HIV/AIDS. “Jadi, sebenarnya gay di Kota Bogor bisa lebih banyak lagi dari angka itu. Sebab, itu berdasarkan orang yang diperiksa Dinkes dari lokasi satu ke lokasi lain. Mereka kan belum tentu mau diperiksa HIV,” jelasnya seperti dilansir Radarbogor.id, Selasa, (18/12/2017).

Kaum homoseksual yang menjadi sasaran, menurut Nia, terbagi menjadi dua jenis. Pertama, gay atau yang biasa disebut sebagai lelaki seks dengan lelaki (LSL), kemudian waria atau sebagai transgender.

Angka gay, kata dia, memang terlihat mendominasi yakni sebanyak 1.279 orang. Sisanya, 51 orang merupakan waria. “Tahun ini hasil pemetaannya belum selesai,” ucapnya.

Ia membedakan gay menjadi lima jenis:

Pertama, laki-laki tersebut berhubungan dengan wanita, tapi benaknya memikirkan pria.

Kedua, laki-laki yang sudah berani mesra dengan laki-laki.

Ketiga, berhubungan dengan perempuan dan laki-laki juga.

Keempat, dominan melakukan hubungan dengan sesama laki-laki.

Kelima, hanya dengan sesama lak-laki.

Dokter ahli narkotika dan seksologi, Bona Simanungkalit mengatakan, ada beberapa penyebab yang membuat seseorang menjadi homoseksual. Antara lain, psikologi dan lingkungan. Yang pasti, menurutnya, homoseksual sama seperti manusia lainnya. Hanya saja, perilaku seksualnya dianggap tidak normal oleh masyarakat kebanyakan.

Ketika perilaku seksualnya tidak normal, maka menurut Bona, akan ada konsekunsinya. Peringatan tersebut juga berlaku untuk heteroseksual.

Artinya, segala potensi penyakit bisa timbul bukan berdasarkan siapa yang melakukannya, melainkan seperti apa aktivitas seksualnya. Terlebih, bagi kaum biseksual yang kerap gonta-ganti pasangan.

Psikolog asal Bogor, Retno Lelyani Dewi menambahkan, selain dari faktor lingkungan, perilaku homoseksual juga bisa timbul akibat pengalaman buruk lantaran pernah dicabuli. “Mungkin saja anak itu ketika dewasa, mencari korban,” kata Retno.

Sumber: Radarbogor.id | Editor: Jandri 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat