Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Tanah Bergerak Makin Meluas, 761 Orang di Desa Ini Mengungsi
Kamis, 21 Desember 2017 - 12:35:31 WIB

SULUHRIAU- Hujan deras masih terus mengguyur wilayah Kabupaten Purworejo, Jawa Tangah dalam beberapa hari terakhir. Fenomena tanah bergerak kembali terjadi dan meluas hingga melanda 6 Desa.

Jika sebelumnya tanah bergerak melanda 3 Desa di 2 Kecamatan, hingga hari ini jumlah desa yang terdampak bertambah menjadi 6 desa. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun ratusan warga diungsikan demi menjaga keselamatan.

Adapun 6 desa yang terdampak tanah bergerak antara lain 3 desa di Kecamatan Gebang, 1 desa di Kecamatan Purworejo, 1 desa di Kecamatan Bener, dan 1 desa di Kecamatan Loano. Hingga kini petugas BPBD masih terus memantau fenomena gerakan tanah tersebut untuk meminimlisir dampak dan korban.

 "Kalau yang kemarin pergerakan tanah terjadi di Desa Wonotopo dan Pakem Kecamatan Gebang serta Desa Sidomulyo Kecamatan Purworejo, kalau sekarang bertambah di Desa Bulus Kecamatan Gebang, Desa Sukowuwuh Kecamatan Bener dan Desa Kedungpoh di Kecamatan Loano. Hingga kini petugas masih terus melakukan pantauan," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Purworejo, Hery Susanto kepada detikcom ketika ditemui di Kantornya di Jl Sarwo Edhie Wibowo No 14 B, Kamis (21/12/2017).

Hery menambahkan, akibat pergerakan tanah tersebut, puluhan rumah warga rusak dan ratusan lainnya terancam dampak tanah bergerak. Fenomena tersebut menyebabkan kerusakan pada lantai dan dinding rumah retak, infrastruktur jalan pun tak luput ikut rusak.

Rumah warga rusak akibat tanah bergerak di Purworejo. Rumah warga rusak akibat tanah bergerak di Purworejo. Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

"Ya sekitar lebih dari 60 rumah rusak dan yang terancam bisa ratusan. Sampai sekarang masih kami data terus dan kemungkinan masih bisa bertambah," imbuh Hery.

Sementara itu, lebih dari 750 pengungsi dari 6 desa tersebut telah dipindahkan ke balai desa dan musala setempat. Semua keperluan logistik hingga saat ini juga sudah didistribusikan oleh petugas BPBD ke lokasi terdampak tanah bergerak termasuk 5.000 liter air bersih.

"Data sementara yang masuk total pengungsi ada sekitar 761 orang dan data masih kami update terus. Warga yang terdampak kami ungsikan di Musala dan balai desa setempat yang aman," lanjutnya.

Hujan deras diprediksi masih menjadi ancaman bagi wilayah Kabupaten Purworejo. Warga masyarakatpun diimbau untuk tetap waspada terutama di wilayah yang rawan terjadi bencana.

Sumber: detik.com  \ Editor:  Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat