Jelang Natal Harga TBS Riau Turun Akibat Ekspor Malaysia
Rabu, 20 Desember 2017 - 08:07:54 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Menjelang perayaan natal 2017, harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit di provinsi riau turun.
Salah satu penyebabnya adalah harga CPO dunia masih tertekan akibat rendahnya permintaan dan penurunan ekspor minyak sawit Malaysia.
TBS turun Rp 61,02/kg, mencapai 3,19 persen dari harga pekan lalu, sehingga harga tbs periode satu pekan ini menjadi rp 1.853,74/kg.
Berdasarkan hasil rapat penetapan harga TBS Kepala Sawit, Selasa, (19/12/2017) dipimpin Kasi Pengolahan dan Pemasaran Perkembunan Mutu Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Riau, Dedi Yasmono, faktor penyebab turunnya harga tbs adalah akibat harga CPO dunia masih tertekan akibat rendahnya permintaan dan penurunan ekspor minyak sawit Malaysia, berdasarkan data survei kargo intertek testing services menunjukkan angka ekspor CPO Malaysia periode 1-15 desember turun 9,6 persen menjadi 596.862 ton dibanding periode sama bulan sebelumnya.
Faktor lain yang mempengaruhi adalah jatuhnya harga minyak kedelai sebagai produk subtitusi, kontrak minyak kedelai bulan januari di chicago board of trade ditutup melemah 0,20 persen di dalian commodity exchange, harga minyak kedelai juga berakhir turun 0,20 persen.
Penurunan harga diperparah naiknya nilai mata uang ringgit terhadap dolar as yang turut mempengaruhi harga cpo dunia.
Pada penetapan harga TBS periode 20- 26 Desember 2017, penurunan terjadi pada setiap kelompok umur kelapa sawit, terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun yang mengalami penurunan Rp 61,02/kg atau mencapai 3,19 persen dari Pekanbaru lalu, sehingga harga tbs menjadi antara Rp 1.327,83 sampai tertinggi rp 1.853,74 per kg. [slt]
Komentar Anda :